Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pj Gubernur: Hutan Mangrove, Menjaga Keanekaragaman Hayati Hingga Sarana Edukasi

Admin1 by Admin1
23/10/2022
in Nanggroe
0

LANGSA– Hutan Mangrove Langsa memiliki multi peran dalam kehidupan. Bukan hanya sebagai sarana menjaga ekosistem, keanekaragaman hayati di kawasan mangrove juga menjadi berkah bagi para warga pesisir. Selain itu, keanekaragaman jenis mangrove di Kuala Langsa juga bisa menjadi sarana edukasi bagi para pelajar.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, usai berkunjung ke Hutan Mangrove Langsa bersama Pj Wali Kota Langsa Said Mahdum Majid serta sejumlah unsur Forkopimda Langsa lainnya.

“Hutan Mangrove ini multi peran. Selain sebagai tempat wisata, kawasan mangrove juga menjadi tempat berkembang-biak ikan dan kepiting. Ini tentu menjadi berkah bagi masyarakat nelayan di kawasan pesisir. Selain itu, kawasan ini juga bisa menjadi sarana edukasi dan tentu saja penahan gelombang,” ujar Pj Gubernur.

Beberapa waktu lalu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Aceh Sandiaga Uno sempat berkunjung dan meresmikan Mangrove Forest Park. Sebagai sebagai menara pantau dan menjadi salah satu spot favorit bagi para pengunjung, karena dibangun menjulang dengan tinggi 75 meter dan 8 tingkat.

Namun, saat ini Kawasan Hutan Mangrove Langsa sedang ditutup, karena sedang dalam proses di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Hutan Mangrove Langsa ini kan kawasan lindung. Jadi, untuk menjadikannya sebagai kawasan wisata tentu membutuhkan izin dari Kementerian LHK. Saat ini izin tersebut sudah kita ajukan dan sedang berproses. Insya Allah, dalam waktu dekat segera dibuka kembali,” kata Pj Gubernur.

Untuk diketahui bersama, di kawasan Hutan Mangrove Langsa terdapat 32 jenis mangrove yang tumbuh di kawasan seluas 8 ribu hektar. Tak hanya berbagai jenis ikan, Kawasan Wisata Hutan Mangrove langsa dihuni berbagai jenis burung, monyet, mamalia, reptil hingga molusca.

Sementara itu, Pj Wali Kota Langsa menjelaskan, sebagai daerah yang mengandalkan pendapatan daerahnya dari sektor jasa., saat ini Pemko Langsa terus membangun dan mengembangkan sejumlah objek wisata andalan.

“Sebagai daerah yang mengandalkan pendapatannya dari sektor jasa, maka kami merasa penting untuk membenahi hutan mangrove Kuala Langsa ini, karena menjadi 1 dari 3 objek wisata andalan yang sedang dan terus kita kembangkan bersama Hutan Kota Langsa dan Gampong Cinta Raja,” ujar Pj Wali Kota.

Previous Post

BMKG: Aceh Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Next Post

ISAD Umumkan Juara Lomba Menulis Santri Aceh

Next Post

ISAD Umumkan Juara Lomba Menulis Santri Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Krak, Satpol PP Aceh Jaya Amankan 30 Ternak Liar

Krak, Satpol PP Aceh Jaya Amankan 30 Ternak Liar

17/06/2026
Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

17/06/2026
Israel Cabut Wewenang Palestina Atas Masjid Ibrahimi di Tepi Barat

Israel Cabut Wewenang Palestina Atas Masjid Ibrahimi di Tepi Barat

17/06/2026
China Bantah Tuduhan Uni Eropa Latih Tentara Rusia untuk Ukraina

China Bantah Tuduhan Uni Eropa Latih Tentara Rusia untuk Ukraina

17/06/2026
Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

16/06/2026

Terpopuler

Pj Gubernur: Hutan Mangrove, Menjaga Keanekaragaman Hayati Hingga Sarana Edukasi

23/10/2022

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com