Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Gelar Academic Recharging Program

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/11/2022
in Kampus
0

BANDA ACEH – Pascasarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Academic Recharging Program bagi para dosen dan mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry. Kegiatan yang berlangsung 1-2 November 2022 di Gedung kampus itu menghadirkan Prof Jurgen Ruland dari Freiburg Universiti Jerman untuk mengisi Workshop Research Design.

Workshop tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Senior Expert Service (SES) yang digelar sejak 22 Oktober hingga 12 November 2022 mendatang pada Program Studi S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Eka Srimulyani, MAg PhD mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini serta antusias peserta baik dari kalangan dosen maupun mahasiswa pascasarjana dalam mengikuti kegiatan workshop.

“Kita berharap dengan budaya akademik seperti ini, UIN Ar-Raniry Banda Aceh akan semakin kuat dalam penguatan keilmuan dan peradaban di masa mendatang,” kata Prof Eka, Rabu (2/11/2022).

Dalam workshop tersebut, Prof Jurgen Ruland, menekankan tentang pentingnya research question dalam sebuah penelitian. Ia menjelaskan bagaimana membuat pertanyaan penelitian atau research question yang baik.

“Research question yang baik adalah harus spesifik dan hindari pertanyaan penelitian yang menyebabkan banyak spekulasi. “Before doing a research, there are three important things to find, theoritical gap, methodological gap, and empirical gap,” kata Profesor Senior Freiburg Universiti Jerman.

Jurgen menambahkan, ketiga hal tersebut adalah hal penting, yang disebut “finding the research puzzle”. Setelah mendapatkan secara kongkrit ketiga hal tersebut, baru bisa melakukan penelitian yang baik.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Prodi KPI (Askopis) provinsi Aceh, Dr Abdul Rani Usman, MSi yang mamandu workshop, menyebutkan bahwa workshop Research Design sangat penting bagi pengembangan keilmuan terutama bidang komunikasi Islam yang berbasis pada integrasi keilmuan.

“Kehadiran Prof Jurgen Rauland menjadi pencerah dan motivator bagi akademisi Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam melahirkan penelitian berkualitas baik tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Rani. [*]

Previous Post

Rektor UIN Ar-Raniry menjadi Delegasi R20 tahun 2022 Di Bali

Next Post

Tahanan Polres Aceh Barat Daya Kabur Ketika Dirawat di Rumah Sakit

Next Post

Tahanan Polres Aceh Barat Daya Kabur Ketika Dirawat di Rumah Sakit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

19/09/2026
PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

19/09/2026
Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026
Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

19/09/2026
Tiga Santri Dayah Insan Qurani Tuntaskan Mimpi Aceh di MTQ Nasional 2026

Tiga Santri Dayah Insan Qurani Tuntaskan Mimpi Aceh di MTQ Nasional 2026

19/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Pascasarjana UIN Ar-Raniry Gelar Academic Recharging Program

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com