Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Akademisi Sebut Gaya Komunikasi Heru Budi dengan Media Kurang Bagus

Admin1 by Admin1
07/11/2022
in Nasional
0

Jakarta – Pengamat politik dan akademisi Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menyoroti gaya komunikasi Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dengan media yang dinilai kurang bagus dan harus diperbaiki.

“Soal komunikasi dengan media masih kurang cukup, kurang bagus,” kata Ujang saat dihubungi Tempo, Ahad, 6 November 2022.

Kalau kebijakannya bagus, kata Ujang, komunikasi Heru Budi dengan media pun akan bagus. “Tapi karena kebijakannya serampangan, ‘hajar sana-sini’, maka sulit untuk bisa secara objektif menjelaskan kepada media dan media pun, tentu akan banyak catatan kritis kepada Heru,” ujarnya.

Dia menilai Heru harus memperbaiki gaya komunikasinya dengan media agar ia bisa menyebarluaskan berbagai kebijakan dan masyarakat bisa mengetahui dengan jelas, sehingga tidak menimbulkan pergesekan atau perselisihan dengan pembuat kebijakan jika tidak sesuai dengan harapan warga.

“Gaya komunikasi harus dipebaiki karena media itu penting untuk menyebarluaskan kebijakan-kebijakan Heru maupun menjadi jembatan aspirasi dari publik kepada Heru,” kata dia.

Selain itu, keberadaan media diperlukan Heru Budi dalam memimpin Jakarta. “Media juga penting dalam konteks memberikan masukan-masukan, kritikan-kritikan dari warga Jakarta kepada Heru. Sampai saat ini, komunikasinya masih belum pas, belum sesuai, maka harus diperbaiki,” katanya.

Ujang juga menilai kepemimpinan Heru Budi ugal-ugalan. Sebab, belum lama menjabat, Heru mencopot Dirut MRT Jakarta Mohamad Aprindy tanpa adanya penjelasan dan proses evaluasi.

“Saya melihatnya, secara kepemimpinan ugal-ugalan. Secara obyektif, saya sebagai pengamat, sebagai akademisi melihatnya ugal-ugalan. Kenapa ugal-ugalan? Dirut MRT Jakarta, misalkan tanpa dievaluasi terlebih dahulu, tanpa dilihat kesalahannya dulu, belum lama Heru dilantik, lalu dicopot,” kata Ujang.

Kepemimpinan Heru Budi, kata dia, dinilai ugal-ugalan, tidak terkonsep, dan tidak jelas karena untuk mengubah birokrasi dan mengganti pimpinan suatu organisasi memiliki prosedur.

“Birokrasi juga dirotasi. Ini menandakan bahwa kepemimpinannya ugal-ugalan, tidak terkonsep, tidak jelas. Semestinya, birokrasi, BUMD, itu kan dicek dulu, dinilai dulu, dilihat dulu, dievaluasi dulu secara menyeluruh apa kekurangannya, apa kelebihannya, untung atau rugi,” ujarnya.

Menurutnya, sikap Heru Budi yang mengganti orang-orang Anies Baswedan tidak seharusnya dimiliki seorang pemimpin. “Dari hasil evaluasi, bolehlah mengganti. Ini, kan ‘hajar’ aja karena mungkin bukan orang dia, orangnya Anies, Gubernur sebelumnya, makanya ‘disikat’, ‘dihabisi’. Ini yang tidak boleh,” kata dia.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Polisi Selidiki Kasus Ambruknya RS Regional Aceh Tengah

Next Post

Kelompok Relawan Anies Baswedan Sebut Sudah Punya Sekretariat Bersama

Next Post

Kelompok Relawan Anies Baswedan Sebut Sudah Punya Sekretariat Bersama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

26/07/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh Barat dan Nagan Raya

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh Barat dan Nagan Raya

26/07/2026
Pemkab Aceh Besar Gelar Lomba Beut Kitab Bak Sikula

Pemkab Aceh Besar Gelar Lomba Beut Kitab Bak Sikula

26/07/2026
Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

26/07/2026
KKP Rehabilitasi 90 Dapur Garam di Pidie

KKP Rehabilitasi 90 Dapur Garam di Pidie

26/07/2026

Terpopuler

Akademisi Sebut Gaya Komunikasi Heru Budi dengan Media Kurang Bagus

07/11/2022

PKB Pidie Jaya Perkuat Barisan, Ulama Muda Abi Zulfikar Nahkodai Dewan Syura

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com