Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Jokowi Akui Ada Politik Uang di Pemilu: Lama-lama Rusak Demokrasi Kita

Admin1 by Admin1
17/12/2022
in Nanggroe
0
Jokowi Akui Ada Politik Uang di Pemilu: Lama-lama Rusak Demokrasi Kita

Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai memberikan pengarahan saat Konsolidasi Nasional dalam rangka kesiapan Pemilu 2024 di Convention Hall Beach City Entertaiment Center, Ancol, Jakarta, Jumat, 2 Desember 2022. KPU menggelar konsolidasi nasional untuk meningkatkan pelayanan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Jakarta -Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengakui praktik politik uang masih terus berlangsung di setiap pemilu Tanah Air. Pengakuan ini disampaikan Jokowi karena pengalamannya berlaga di Pemilihan Wali Kota Solo, Pemilihan Gubernur, hingga Pemilihan Presiden.

“Jadi kalau ada yang membantah tidak ada, saya sampaikan apa adanya, ada (politik uang),” kata Jokowi dalam acara Konsolidasi Nasional Bawaslu di Jakarta, Sabtu, 17 Desember 2022.

Aturan sebenarnya sudah diperketat, kata Jokowi, tapi prakteknya tetap terjadi politik uang. Mereka yang terkena sanksi juga sangat sedikit. “Jika dibiarkan lama-lama, rusak demokrasi kita,” kata Kepala Negara.

Untuk itu, Jokowi meminta Bawaslu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat karena akan mempermudah tugas mereka dalam mengawasi politik uang. “Politik uang ini sudah menjadi penyakit di setiap Pemilu,” kata dia.

Masalah politik uang dan partisipasi masyarakat ini adalah satu dari empat pesan Jokowi kepada semua pejabat Bawaslu pusat hingga daerah. Jokowi juga berpesan agar Bawaslu fokus pada upaya pencegahan dan tidak hanya bekerja saat terjadi pelanggaran pemilu.

Berikutnya, Jokowi meminta Bawaslu segera memetakan potensi masalah dan kemungkinan terjadinya pelanggaran Pemilu. Terakhir, Bawaslu diminta bekerja cepat dan sesuai koridor hukum.

Politik Uang Sulit Dihindari

Sebelum Jokowi, kekhawatiran soal politik uang juga sudah disampaikan oleh beberapa pihak. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md misalnya, mengatakan politik uang bakal masih susah dihindari dalam pemilu mendatang.

Dia mencontohkan teori yang dikemukakan oleh Wakil Presiden periode 2009-2014, Boediono. “Waktu pengukuhan guru besarnya Pak Budiono itu mengatakan ‘jangan harap Pemilu kita jadi substantif, kalau pendapatan per kapita belum mencapai 5.500. Itu (Pemilu) pasti jual beli lah,” kata dia dalam sesi wawancara di kanal Youtube Rocky Gerung yang diunggah pada Senin, 17 Oktober 2022.

Menurut Mahfud, ada atau tidaknya politik uang tidak akan menghambat gelaran Pemilu 2024. Dia meyakini Pemilu ke depan bakal semakin baik. “Itu (politik uang) akan terjadi pada 2024, tapi itu harus dilalui sampai akhirnya nanti Pemilu ini semakin lama semakin baik,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY juga menyampaikan kekhawatiran yang sama. “Ancaman politik uang atau politik transaksional, sehingga semua pihak harus mengawal setiap tahapan pemilu 2024 agar tidak terjadi jual beli suara,” kata AHY dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 3 Agustus 2022.

Sumber: Tempo

Previous Post

APBD Banyak Tak Terserap, Kemenkeu Bakal Beri Penalti untuk Pemda

Next Post

PKK Aceh Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting

Next Post
PKK Aceh Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting

PKK Aceh Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRA Dorong Percepatan Perizinan Tambang Rakyat di Aceh Barat dan Nagan Raya

DPRA Dorong Percepatan Perizinan Tambang Rakyat di Aceh Barat dan Nagan Raya

24/09/2026
Kapolda Tinjau Progres Pembangunan Huntap Polri Presisi di Aceh Tamiang

Kapolda Tinjau Progres Pembangunan Huntap Polri Presisi di Aceh Tamiang

24/09/2026
Mahasiswi Magang Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Wakili BPKH Wilayah XVIII dalam Turnamen Voli HUT ke-81 Republik Indonesia

Mahasiswi Magang Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Wakili BPKH Wilayah XVIII dalam Turnamen Voli HUT ke-81 Republik Indonesia

24/09/2026
Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Rumah Singgah C-Four

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Rumah Singgah C-Four

24/09/2026
Rex Premium Kopi Resmi Dibuka, Illiza Dorong Kebangkitan Pusat Kuliner Peunayong

Rex Premium Kopi Resmi Dibuka, Illiza Dorong Kebangkitan Pusat Kuliner Peunayong

24/09/2026

Terpopuler

Jokowi Akui Ada Politik Uang di Pemilu: Lama-lama Rusak Demokrasi Kita

Jokowi Akui Ada Politik Uang di Pemilu: Lama-lama Rusak Demokrasi Kita

17/12/2022

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

Bank Aceh Sosialisasikan Internet Banking Corporate kepada Satuan Pendidikan di Bireuen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com