Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Lima Tahun, Aceh Kehilangan Hutan Mencapai 71.552 Hektare

Admin1 by Admin1
01/01/2023
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Sepanjang tahun 2017 hingga 2021 Provinsi Aceh kehilangan tutupan hutan seluas 71.552 hektare. Degradasi hutan ini berdampak terhadap potensi bencana alam dan mempercepat perubahan iklim.

Staf Komunikasi Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA), Irham Hudaya Yunardi, mengatakan deforestasi terjadi di hutan Aceh yang tersebar di banyak kabupaten kota. Lima kabupaten dengan deforestasi tertinggi yaitu; Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, dan Aceh Selatan.

“Kehilangan tutupan hutan paling banyak terjadi di hulu sehingga menimbulkan dampak bencana ke hilir,” kata Irham, Sabtu (31/12).

Dia mencontohkan kerusakan hutan di Gayo Lues telah memicu banjir daerah hilir seperti di Aceh Tamiang dan Aceh Timur.

Irham menyebut kerusakan hutan Aceh belum bisa dibendung. Bahkan tahun 2022, deforestasi masih saja terjadi. Kabupaten Aceh Selatan menjadi penyumbang deforestasi terbesar yakni 1.704 hektar.

Sementara itu Koordinator Perubahan Iklim Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Rikky Mulyawan, mengatakan pada periode 1990-1996 deforestasi belum terjadi di Aceh, sebab saat itu konflik bersenjata sedang terjadi sehingga aktivitas di kawasan hutan terbatas.

Menurutnya, deforestasi di Aceh baru mulai terjadi periode tahun 1996 hingga 2000 dengan luas mencapai 86,000 hektare.

“Setelah periode tersebut, luas deforestasi tahunan cenderung menurun dan meningkat kembali pada periode tahun 2006 hingga 2013 pasca peristiwa gempa bumi dan tsunami Aceh, sejalan dengan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Rikky.

Sementara itu Kepala Pusat Riset Perubahan Iklim Universitas Syiah Kuala, Suraiya Kamaruzzaman mengatakan deforestasi menjadi persoalan serius dalam konteks perubahan iklim.

Perubahan iklim dapat ditandai dengan kenaikan suhu bumi. Dampak perubahan iklim memicu banjir, kekeringan, hingga kualitas panen yang menurun.

Di Aceh Besar, ungkap Suraiya, sejak 1992-2020 terjadi kenaikan suhu, tetapi dalam angka yang relatif kecil. Meski demikian, dampak yang dirasakan cukup besar. Kekeringan ekstrem di kawasan Mata Ie dinilai bagian dampak perubahan iklim.

Dampak lain terjadi ancaman terhadap aktivitas pertanian sawah. “Perubahan iklim dapat menurunkan kualitas panen karena kesuburan tanah menurun. Pada saat yang sama pengetahuan petani terhadap perubahan iklim minim,” jelasnya.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

Malam Tahun Baru, Satpol PP Tutup Lokasi Wisata di Aceh Barat

Next Post

LIPIA Banda Aceh Gelar Wisuda 125 Mahasiswa Angkatan XX

Next Post

LIPIA Banda Aceh Gelar Wisuda 125 Mahasiswa Angkatan XX

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sudah Terbangun di Lhok Pawoh, Dua KNMP Segera Dibangun Kembali di Abdya

Sudah Terbangun di Lhok Pawoh, Dua KNMP Segera Dibangun Kembali di Abdya

30/06/2026
Abdya Targetkan Seluruh Pesantren Kantongi Status Terakreditasi Menuju Dayah Unggul dan Mandiri

Abdya Targetkan Seluruh Pesantren Kantongi Status Terakreditasi Menuju Dayah Unggul dan Mandiri

30/06/2026
Pemerintah Aceh Segera Normalisasi Muara Pelabuhan Gunung Cut: Pinta Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan

Pemerintah Aceh Segera Normalisasi Muara Pelabuhan Gunung Cut: Pinta Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan

30/06/2026
Meurah Dua FC Taklukkan Ulim United Lewat Drama Adu Penalti

Meurah Dua FC Taklukkan Ulim United Lewat Drama Adu Penalti

30/06/2026
Guru dan Murid SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Bina Talenta Indonesia 2026

Guru dan Murid SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Bina Talenta Indonesia 2026

30/06/2026

Terpopuler

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

29/06/2026

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Dua Remaja di Abdya Dikabarkan Hanyut di Laut Ujong Manggeng

Lima Tahun, Aceh Kehilangan Hutan Mencapai 71.552 Hektare

Sarjev Ajak Masyarakat Dukung Penampilan Yudi Amirul di Aceh Jazz Fusion

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com