Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

China Bantah Tuduhan WHO: Angka Covid Kami Tak Separah Negara Lain

Admin1 by Admin1
06/01/2023
in Internasional
0

Jakarta – Kedutaan Besar China di Washington membantah tuduhan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) yang menyebut Beijing memanipulasi data jumlah kematian akibat Covid-19 di negara itu.

Juru bicara Kedutaan Besar Beijing di Washington, Liu Pengyu, menegaskan China selama ini selalu membagikan informasi dan data “secara bertanggung jawab” kepada global.

“China selalu membagikan informasi dan data secara bertanggung jawab kepada komunitas internasional,” kata Liu dalam jumpa pers, seperti dikutip South China Morning Post, Jumat (6/1).

“Bulan lalu kami berhubungan dua kali (dengan WHO),” tutur Liu.

Dia berujar dua hari yang lalu China berkomunikasi dengan WHO untuk melakukan diskusi teknis. Saat ini pun, kata Liu, para ilmuwan China “sedang bekerja dengan WHO untuk melakukan diskusi lebih lanjut tentang data (Covid-19).”

Lebih lanjut, Liu juga mengakui bahwa kasus Covid-19 di China belakangan tengah meroket. Namun begitu, menurutnya tingkat kasus keparahan dan kematian di China secara global adalah yang terendah.

“Kami telah melihat peningkatan pesat dalam kasus Covid-19 baru-baru ini. Namun, secara global, China masih memiliki tingkat kasus akut dan kematian terendah,” ujarnya.

“Lonjakan infeksi di China bukanlah kasus luar biasa dibanding tempat lain di dunia.”

WHO sebelumnya curiga China memanipulasi data soal angka kematian akibat Covid-19 di negara tersebut. Direktur Kedaruratan WHO, Michael Ryan mengatakan Beijing tak merilis data lengkap sehingga dia yakin data yang diberikan tak mewakili angka sesungguhnya.

“Kami tak mendapat data lengkap. Kami yakin jumlah saat ini yang dirilis China kurang mewakili dampak sebenarnya dari penyakit ini [Covid-19},” kata , kepada reporter Rabu (4/1), seperti dikutip AFP.

“Dalam hal ini data rawat inap di rumah sakit, jumlah pasien di ICU, dan terutama kematian.”

Ryan lalu menyoroti perubahan definisi Beijing soal kematian yang hanya menghitung kasus kematian imbas Covid-19 bagi pasien yang mengalami masalah pernapasan.

“Ini definisi yang sangat sempit,” ujar petinggi WHO itu.

Ryan juga menekankan bahwa memiliki data yang akurat merupakan hal yang penting. Sehingga penyeberan virus dan dampak bisa ditinjau dan diantisipasi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, telah menggelar pertemuan guna membahas situasi di Negeri Tirai Bambu.

“Kami meminta China untuk [memberikan] data rawat inap dan kematian yang lebih cepat, rutin, dan andal, serta sequencing yang lebih komprehensif,” kata Ghebreyesus.

China beberapa waktu terakhir memang tengah mengalami ‘tsunami Covid-19’. Menurut catatan rapat badan kesehatan yang bocor ke media, pada 20 hari pertama Desember setidaknya 250 juta penduduk China diduga terinfeksi virus corona.

Namun, Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC) merilis angka berbeda. Menurut mereka, selama 20 hari pertama di Desember jumlah kasus di China tercatat 62.592 kasus.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Baku Tembak di Bandara Meksiko usai Putra Gembong Narkoba Ditangkap

Next Post

WK ONWA-Meulaboh dan OSWA-Singkil Jalin Kontrak Kerjasama Migas

Next Post

WK ONWA-Meulaboh dan OSWA-Singkil Jalin Kontrak Kerjasama Migas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

23/04/2026
Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

23/04/2026
Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

23/04/2026
PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

23/04/2026
Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

23/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com