Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Dayah

Ma’had Aly Darul Munawwarah Kuta Krueng Gelar Bahtsul Masail Nasional, Dihadiri oleh Delegasi Seluruh Indonesia

Atjeh Watch by Atjeh Watch
12/01/2023
in Dayah
0

MEUREUDU – Pesantren Darul Munawwarah Kuta Krueng Pidie Jaya akan menyelenggarakan kegiatan Bahtsul Masail Ma’had Aly Nasional jurusan Tafsir dan Ilmu Tafsir, Tafsir Al Quran dan Ilmu Al Quran dalam lingkungan pesantren setempat.

Kegiatan ini akan dibuka secara langsung oleh Direktur Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Kemenag RI, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghofur, yang didampingi oleh Kasubdit PDMA Kemenag RI, Drs. Nurul Huda, M.Ag.

Bahtsul Masail ini dihadiri oleh delegasi Ma’had Aly dari berbagai daerah di Indonesia seperti Mahad Aly As’adiyah Sengkang, Sulawesi Selatan, Ma’had Aly Nurul Qadim, Probolinggo, Jawa Timur, Ma’had Aly Ashabul Kahfi, Jawa Tengah, Ma’had Aly Al Iman Jawa Tengah dan seluruh Ma’had Aly yang ada di Aceh. Kehadiran para delegasi ini menjadi bukti bahwa pengembangan ilmu tafsir dan al-Qur’an di Indonesia menjadi perhatian seluruh para pemangku Ma’had Aly dan didukung penuh oleh pemerintah.

Ketua Panitia, Tgk Mujlisal S.Ag mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan acara yang menghadirkan seluruh Ma’had Aly jurusan tafsir di Indonesia, dan semua Ma’had Aly yang ada di Aceh. Ia juga menambahkan bahwa bahtsul masail ini merupakan kegiatan yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya dan kurikulum Ma’had Aly.

“Sebagai institusi pendidikan yang diakui keberadaannya oleh dua undang-undang sekaligus yaitu undang-undang No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi dan Undang-undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, para pimpinan Ma’had Aly secara terus menerus berupaya meningkatkan dan mengembangkan pendidikannya agar secara kualitas bisa setara dengan perguruan tinggi. Khususnya pengembangan kurikulum sebagai elemen yang paling penting dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Agama yang telah ikut mendukung kegiatan ini. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat memacu Ma’had Aly Darul Munawwarah dan seluruh Ma’had Aly di Indonesia untuk membangun paradigma pendidikan yang dapat memberikan kontribusi bagi peradaban Islam,” tutupnya.

Selama kegiatan berlangsung, para delegasi dari berbagai daerah juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pengembangan kurikulum tafsir dan ilmu tafsir serta Tafsir al-Qur’an dan ilmu-ilmu Al-Quran di daerah masing-masing. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya dan kurikulum Ma’had Aly di seluruh Indonesia.

Kegiatan Bahtsul Masail ini juga diisi dengan berbagai kegiatan lain seperti diskusi panel, lokakarya dan workshop yang diikuti oleh para delegasi dan peserta lainnya. Selain itu, juga diadakan bazaar buku dan pameran produk hasil karya mahasantri Ma’had Aly selama kegiatan berlangsung.

Sebagaimana diketahui bahwa Ma’had Aly merupakan lembaga perguruan tinggi khas pesantren yang menyelenggarakan program pendidikan yang bersifat spesifik (Takhasus) didalam mengkaji keilmuan Islam.

 Keberadaan Ma’had Aly diatur dalam dua undang-undang yaitu undang-undang No. 18 Tahun 2019 tentang pesantren dan Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Diharapkan para lulusan Ma’had Aly menjadi kader-kader yang mumpuni dalam keagamaan Islam. Pemerintah dalam hal ini, Kementerian Agama menetapkan bahwa lulusan Ma’had Aly bergelar sarjana Agama (S.Ag).[Mul]

Previous Post

Dukung Yusril Ihza Mahendra Jadi Capres 2024, Jokowi: Ini Serius

Next Post

Direktur Pascasarjana Minta Alumni Menjadi “Duta” untuk UIN Ar-Raniry

Next Post

Direktur Pascasarjana Minta Alumni Menjadi “Duta” untuk UIN Ar-Raniry

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

16/06/2026
Lamkawe Juara Mobil Hias Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah di Aceh Besar

Lamkawe Juara Mobil Hias Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah di Aceh Besar

16/06/2026
Jumlah Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang

Jumlah Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi 10 Orang

16/06/2026
Pimpinan Dayah MUQ Aceh Selatan Pimpinan Pawai Obor dan Bakti Sosial Tahun Baru Hijriah

Pimpinan Dayah MUQ Aceh Selatan Pimpinan Pawai Obor dan Bakti Sosial Tahun Baru Hijriah

16/06/2026
DEMA FPSI UIN Ar-Raniry Gelar Psy Case on Screen: Eksplorasi Pikiran Manusia melalui Film   

DEMA FPSI UIN Ar-Raniry Gelar Psy Case on Screen: Eksplorasi Pikiran Manusia melalui Film  

16/06/2026

Terpopuler

Ma’had Aly Darul Munawwarah Kuta Krueng Gelar Bahtsul Masail Nasional, Dihadiri oleh Delegasi Seluruh Indonesia

12/01/2023

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com