BLANGKEJEREN – Pj Bupati Gayo Lues Alhudri meminta kepada Kadis Pendidikan jangan sampai ada yang buta huruf di Gayo Lues.
“Jangan ada guru honorer yang tidak bergaji, dekatkan jarak sekolah dengan masyarakat, tingkatkan prestasi dan politik tidak boleh masuk ke dunia pendidikan,” ujar Alhudri pada sidak di Dinas Pendidikkan Gayo Lues, Rabu (29/03/23).
Kehadirian Pj. Bupati Alhudri berserta para ajudannya diterima langsung kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues Anuar S.Pd. Pada kesempatan tersebut Alhudri memantau setiap ruangan serta melepaskan berbagai pertanyaan tentang persoalan yang sedang dihadapi oleh Dinas Pendidikan serta memberikan berbagai intruksi kepada Kepala Dinas Pendidikan.
Pada intruksinya Alhudri memintah agar di Gayo Lues tidak ada lagi orang yang tidak bisa membaca. Sehingga tidak mudah untuk dibodohi.
“Membaca merupakan salah satu kebutuhan dasar guna menghapus kebodohan dan kemiskinan,” tegasnya.
Selain itu Alhudri juga memintah agar Dinas Pendidikan Gayo Lues bisa terus berupaya meningkatkan pretasi pendidikan. Dengan kemauan dan kerja keras diharapkan semua upaya akan dapat tercapai.
“Bagi daerah yang memiliki rentang jarak yang cukup jauh dari sekolah bisa dibangun sekolah satu atap semisal SMA dan juga SMP. Tujuannya untuk memudahkan anak anak mendapatkan akses pendidikan serta dapat mengurang biaya pengeluaran bagi orang tuanya,” harap PJ Bupati.
Alhudri juga memastikan guru honorer bisa menerima gaji setiap waktunya. “Jangan sampai guru honorer tidak menerima gaji. Mereka akan menjadi perhatian bersama untuk kelancaran proses belajar dan mengajar,” lanjutnya.
Diakhir Alhudri mengingatkan semua pihak agar pendidikan tidak dicampur aduk dengan politik. Sehinngga proses belajar dan mengajar bisa berjalan baik dan sekolah bisa meraih prestasi. (Hamsani).











Mantap pak Alhudri, ????