Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Rusia Bersumpah Balas Serangan Drone ke Kremlin, Cari Pelaku

Admin1 by Admin1
04/05/2023
in Internasional
0
AS: Rusia Sudah Tidak Pantas Jadi Anggota Tetap DK PBB

Amerika Serikat menilai Rusia tidak pantas menjadi anggota tetap DK PBB karena invasinya ke Ukraina yang masih berlangsung sejak Februari 2022. (AP/Alexander Zemlianichenko)

Jakarta – Rusia menyatakan berhak membalas “di mana saja dan kapan saja” serangan drone ke Istana Kepresidenan Kremlin pada Selasa (2/5) malam waktu Moskow.

Kremlin menuding serangan itu dilakukan oleh Ukraina untuk percobaan pembunuhan Presiden Vladimir Putin.

“Rusia berhak untuk membalas di mana saja dan kapan saja jika dianggap perlu sebagai tanggapan atas serangan drone ke kediaman Presiden Vladimir Putin di Kremlin,” bunyi pernyataan Istana Kepresidenan Kremlin seperti dikutip Russia Today (RT).

“Presiden tidak terluka dalam serangan teroris dan kompleks Kremlin tidak mengalami kerusakan apa pun.”

Sementara itu, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menuturkan insiden ini tidak mengganggu jadwal presiden. Ia mengatakan Putin sedang tidak berada di Kremlin ketika drone ditembak jatuh.

Peskov mengatakan Putin saat ini ada di rumah kepresidenan di Novo-Ogaryovo yang terletak di barat Ibu Kota Moskow.

Drone tersebut jatuh setelah Rusia mengerahkan senjata elektronik. Pihak berwenang mengatakan tidak ada korban atau kerusakan akibat insiden ini.

“Insiden ini terjadi pada Selasa malam, kedua drone itu jatuh ke lahan kompleks Kremlin di Moskow. Kami menganggap ini merupakan aksi teroris terencana dan percobaan pembunuhan terhadap Presiden Rusia. Jadwal (presiden) tidak terganggu akibat insiden ini,” bunyi pernyataan Kremlin.

Kremlin mengatakan insiden ini terjadi menjelang perayaan Hari Kemenangan (Victory Day) dan parade besar-besaran yang akan dihadiri tamu dan perwakilan dari luar negeri.

Rusia juga telah membuka penyelidikan terorisme terkait serangan drone ini.

“Komite Investigasi Rusia telah membuka kasus pidana terorisme sehubungan dengan upaya untuk menyerang kediaman Presiden Rusia di Kremlin,” kata komite tersebut.

Sementara itu, Ukraina membantah menjadi dalang serangan itu.

“Ukraina tidak ada hubungannya dengan serangan drone ke Kremlin,” kata juru bicara kepresidenan Ukraina, Mikhaylo Podolyak, seperti dikutip AFP.

KREMLIN DRONE ATTACK

  • Russia says two Ukrainian drones attacked Kremlin overnight
  • Drones downed with no victims or material damage to the Kremlin
  • Moscow says it was a terrorist attack and attempt on Putin’s life
  • Russia says it reserves right to respond when and how it… pic.twitter.com/loZA6c3Fvd

— The Spectator Index (@spectatorindex) May 3, 2023

“Ukraina tidak menyerang Kremlin karena pertama, itu tidak menyelesaikan tujuan militer kami,” paparnya menambahkan.

Podolyak malah menilai serangan drone itu sengaja dibuat-buat Rusia agar seolah sebagai “korban” yang diserang. Dengan begitu, Rusia bisa memiliki alasan untuk melancarkan serangan terbaru terhadap Ukraina.

“Serangan yang didalangi oleh Rusia seperti itu harus dianggap semata-mata sebagai upaya untuk mempersiapkan latar belakang informasi untuk serangan teroris skala besar di Ukraina.”

Kyiv mengatakan sedang mempersiapkan serangan balasan besar untuk memukul mundur pasukan Rusia yang sudah menginvasi mereka selama setahun lebih.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Santri MUQ Pagar Air Dominasi Juara STQ Aceh Besar 2023

Next Post

20 WNI Disekap di Wilayah Pemberontak Myanmar, Upaya Pembebasan Sulit

Next Post
20 WNI Disekap di Wilayah Pemberontak Myanmar, Upaya Pembebasan Sulit

20 WNI Disekap di Wilayah Pemberontak Myanmar, Upaya Pembebasan Sulit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gerimis Tak Padamkan Api Taptu, Pidie Jaya Sambut HUT ke-81 RI

Gerimis Tak Padamkan Api Taptu, Pidie Jaya Sambut HUT ke-81 RI

16/08/2026
Menko Polkam Ajak Jaga Perdamaian di Aceh

Menko Polkam Ajak Jaga Perdamaian di Aceh

16/08/2026
Polisi Pastikan Situasi Kondusif Usai Ricuh di Peringatan Hari Damai Aceh

Polisi Pastikan Situasi Kondusif Usai Ricuh di Peringatan Hari Damai Aceh

16/08/2026
KPPI Aceh Naik Trans Kutaraja, Serap Aspirasi Penumpang soal Layanan Gratis

KPPI Aceh Naik Trans Kutaraja, Serap Aspirasi Penumpang soal Layanan Gratis

16/08/2026
Peserta Karnaval HUT RI ke-81 di Abdya Kenakan Pakaian Wartawan, Ajak Warga Melek Informasi

Peserta Karnaval HUT RI ke-81 di Abdya Kenakan Pakaian Wartawan, Ajak Warga Melek Informasi

16/08/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Rusia Bersumpah Balas Serangan Drone ke Kremlin, Cari Pelaku

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com