Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Tim Basarnas Banda Aceh Evakuasi WNA Filipina Alami Pendarahan di Kapal

Atjeh Watch by Atjeh Watch
08/05/2023
in Nanggroe
0
Tim Basarnas Banda Aceh Evakuasi WNA Filipina Alami Pendarahan di Kapal

Tim SAR mengevakuasi warga negara Filipina yang mengalami pendarahan otak di kapal tempatnya bekerja di perairan Selat Benggala, Aceh, Senin (8/5/2023). ANTARA/HO/Humas Basarnas Banda Aceh

Banda Aceh – Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh mengevakuasi medis seorang warga negara (WN) Filipina yang mengalami pendarahan otak di kapal tempatnya bekerja.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Senin, mengatakan warga negara Filipina yang dievakuasi tersebut bernama Jr Ramires Miquel (37).

“Warga negara Filipina tersebut dievakuasi dari kapal tempatnya bekerja setelah mengalami pendarahan otak karena hipertensi dan gejala stroke,” kata Ibnu Harris Al Hussain.

Ibnu Harris mengatakan korban merupakan anak buah kapal kargo MV Majestic Island berbendera Panama. Kapal tersebut berlayar dari Batangas di Filipina dengan tujuan Santos di Brazil.

Korban mengalami sakit saat dalam pelayaran pada Minggu (7/5) sekira pukul 14.00 WIB. Kemudian, kapten kapal menghubungi pusat komando Basarnas melalui surat elektronik dan diteruskan ke Kantor Basarnas Banda Aceh

Evakuasi menggunakan kapal SAR KN Kresna. Kapal bergerak dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menuju titik pertemuan dengan MV Majestic Island di Selat Benggala, perairan antara Pulau Aceh di Kabupaten Aceh Besar dan Pulau Weh di Kota Sabang dengan jarak tujuh nautikal mil pada Senin (7/5) pukul 00.20 WIB.

“Setelah dilakukan pemeriksaan tim kesehatan guna mencegah penyakit menular serta dokumen keimigrasian, korban dipindahkan dari MV Majestic Island ke KN Kresna. Selanjutnya, korban dibawa ke Pelabuhan Ulee Lheue untuk dievakuasi ke rumah sakit di Banda Aceh,” kata Ibnu Harris

Ibnu Harris mengatakan proses evakuasi melibatkan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai, Imigrasi, Syahbandar, agen pelayaran, serta pihak terkait lainnya.

“Setiba di Pelabuhan Ulee Lheue, korban dievakuasi ke RSUD Zainoel Abid Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut. Dengan selesainya evakuasi warga negara Filipina tersebut, maka operasi SAR ditutup dan semua personel dikembalikan ke instansi masing-masing,” kata Ibnu Harris Al Hussain.

Sumber: antara

Previous Post

11 Kabupaten di Aceh Waspada Banjir, 2 Berstatus Siaga

Next Post

Waduh, Jaringan ATM BSI di Aceh Alami Error Sejak Senin Pagi

Next Post
BSI Aceh Operasikan 16 Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

Waduh, Jaringan ATM BSI di Aceh Alami Error Sejak Senin Pagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

11/06/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

11/06/2026
Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

11/06/2026
Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026
Atap Sebuah Ruko di Kuta Cot Glie Rusak Diterjang Angin Kencang

Atap Sebuah Ruko di Kuta Cot Glie Rusak Diterjang Angin Kencang

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com