Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Komedian China Dipaksa Minta Maaf usai Guyon soal Militer

Atjeh Watch by Atjeh Watch
17/05/2023
in Internasional
0
Komedian China Dipaksa Minta Maaf usai Guyon soal Militer

Ilustrasi. Parade militer China. (GREG BAKER / AFP)

Jakarta, CNN Indonesia- Komedian China, Li Haoshi, dipaksa meminta maaf usai bercanda soal militer saat tampil di Teater Century, Beijing, pada pekan lalu.

Candaan Li memicu kemarahan pihak berwenang dan penyelidikan resmi terhadap perusahaan yang mewakili karena dianggap menyinggung Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

“[Saya] menyesal telah menggunakan analogi yang sangat tidak cocok dan menyebabkan kesan dan asosiasi yang buruk bagi penonton,” kata Li di media sosial, seperti dikutip CNN.

Ia kemudian berujar, “Saya akan mengambil semua tanggung jawab dan membatalkan semua penampilan saya untuk merefleksikan dan mendidik kembali diri sendiri.”

Pada Senin (15/5), Badan Penegakan Hukum Budaya Beijing meluncurkan penyelidikan ke perusahaan yang mewakili Li, Media Budaya Xiaguo Shanghai.

Badan tersebut menilai lelucon Li tak pantas dan meminta komedian itu untuk meminta maaf.

“Kami telah menangguhkan pekerjaan dia tanpa batas waktu. Itu akan meningkatkan pendidikan dan pelatihan para aktor untuk menjaga ketertiban di industri,” demikian pernyataan badan di China itu.

Li menarik perhatian pihak berwenang usai menggunakan frasa terkait Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dalam menceritakan dua anjing liar yang diadopsi sejak pindah ke Shanghai.

Dia lalu menjelaskan, suatu hari kedua anjing itu mengejar seekor tupai. Ini mengingatkan dia kepada delapan kata.

“Gaya kerja yang bagus, mampu memenangkan pertempuran,” kata dia sembari membalik slogan terkenal yang merujuk PLA.

Berdasarkan audio yang terdengar, lelucon Li mengundang tawa bagi penonton, tapi juga memunculkan kegelisahan bagi salah satu penonton.

Penonton yang gelisah itu menilai lelucon Li tak pantas.

Pertentangan ini memicu perdebatan sengit di media sosial China apakah Li memang lucu atau tidak sopan. Perdebatan ini lalu menarik perhatian pihak berwenang yang tak senang.

Ungkapan semacam itu pertama terdengar di telinga publik pada 2013. Ketika itu, Presiden China yang juga ketua komite militer Xi Jinping menetapkan daftar kualitas tentara.

Hari-hari setelah itu, frasa tersebut diulang di berbagai acara resmi.

China memberlakukan sensor ketat terhadap isu-isu yang dianggap sensitif dari soal perempuan hingga kritik terhadap Partai Komunis di semua platform.

Media pemerintah China, People’s Daily, melaporkan bahkan komedian harus menghormati batasan dalam melontarkan lelucon.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dahaga Garuda 32 Tahun di Ajang SEA Games: (Catatan Drama Final Indonesia VS Thailand)

Next Post

2 Tahap Sulit Penyelamatan 20 WNI Disekap di Area Konflik Myanmar

Next Post
2 Tahap Sulit Penyelamatan 20 WNI Disekap di Area Konflik Myanmar

2 Tahap Sulit Penyelamatan 20 WNI Disekap di Area Konflik Myanmar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Enam Mahasiswa USK Wakili Aceh di Panggung Kompetisi Pertambangan Nasional

Enam Mahasiswa USK Wakili Aceh di Panggung Kompetisi Pertambangan Nasional

25/06/2026
Haili Yoga Usulkan Penguatan Infrastruktur dan SDM Kesehatan Aceh Tengah Kepada Menteri Kesehatan

Haili Yoga Usulkan Penguatan Infrastruktur dan SDM Kesehatan Aceh Tengah Kepada Menteri Kesehatan

25/06/2026
Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026

Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026

25/06/2026
Kemlu Kawal Kasus Ibu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Dibunuh di Malaysia

Kemlu Kawal Kasus Ibu Asal Aceh dan Bayinya Diduga Dibunuh di Malaysia

25/06/2026
SLB YBSM Banda Aceh Raih Juara Umum di Acara Kontes Sekolah

SLB YBSM Banda Aceh Raih Juara Umum di Acara Kontes Sekolah

25/06/2026

Terpopuler

Komedian China Dipaksa Minta Maaf usai Guyon soal Militer

Komedian China Dipaksa Minta Maaf usai Guyon soal Militer

17/05/2023

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Nyan, Pilchiksung Serentak di 31 Gampong, 76 Calon Keuchik Berebut Dukungan Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com