Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Sumber Air Puluhan Hektar Sawah di Aceh Hilang karena Tambang Batu Bara

Atjeh Watch by Atjeh Watch
18/06/2023
in Lintas Barat Selatan
0
Sumber Air Puluhan Hektar Sawah di Aceh Hilang karena Tambang Batu Bara

Kepala DLHK Aceh Barat, Bukhari memperlihatkan timbunan aktivitas tambang batu bara, yang menyebabkan sumber air sawah petani di Desa Baro Paya, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat hilang akibat tertimbun aktivitas tambang batu bara, Rabu (14/6/2023). (ANTARA/HO-Dok DLHK Aceh Barat)

MEULABOH -Sumber air yang mengaliri 60 hektar sawah di Desa Baro Paya, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, hilang akibat aktivitas perusahaan tambang batu bara.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Aceh Barat telah membenarkan hal tersebut. 

“Memang benar sekitar 60 hektare lahan sawah masyarakat kini telah hilang sumber air karena timbunan aktivitas sebuah perusahaan tambang batu bara,” kata Kepala DLHK Aceh Barat Bukhari di Meulaboh, Sabtu (17/6/2023), seperti dilansir Antara.

Menurut Bukhari, ada penimbunan lahan yang dilakukan perusahaan tambang batu bara sehingga sumber air itu tertutup.  Hilangnya sumber air itu sempat menimbulkan protes dari masyarakat dan petani di Desa Baro Paya.

Bukhari mengklaim,  persoalan tersebut saat ini telah diselesaikan secara musyawarah setelah perusahaan yang dianggap bertanggung jawab berjanji membuatkan sumber air baru.

 “Pihak perusahaan mengaku siap bertanggungjawab untuk menciptakan sumber air baru ke sawah masyarakat, dengan membangun sumur bor,” kata Bukhari.

Perusahaan itu juga siap memberikan kompensasi kepada masyarakat yang sepanjang 2023, karena dampak hilangnya sumber air sehingga petani tidak bisa turun ke sawah.

 “Masyarakat telah sepakat bahwa tidak mau mengganggu investasi. Namun, harus ada kompensasi akibat persoalan hilang sumber air ini, dan tuntutan kompensasi tersebut telah disetujui pihak perusahaan tambang batu bara sebagai bentuk tanggungjawab pihak perusahaan,” jelas Bukhari.

Adanya kesepakatan itu disebut Bukhari membuat DLHK Aceh Barat tidak bisa menjatuhkan sanksi untuk perusahaan tambang tersebut. Sebagai informasi, saat ini ada dua perusahaan yang sudah memulai aktivitas pertambangan batu barat di Aceh Barat.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Pj Bupati Aceh Tengah Ajak Masyarakat untuk Peduli Budaya

Next Post

Pembukaan Gayo Culture Festival Dipadati Ribuan Pengunjung

Next Post
Pembukaan Gayo Culture Festival Dipadati Ribuan Pengunjung

Pembukaan Gayo Culture Festival Dipadati Ribuan Pengunjung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

02/06/2026
Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

02/06/2026
Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

01/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Fraksi PKS DPRK Dukung Wali Kota Tegakkan Syariat yang Terintegrasi dan Terpadu di Banda Aceh

01/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Sumber Air Puluhan Hektar Sawah di Aceh Hilang karena Tambang Batu Bara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com