Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melalui Bidang Program dan Pelaporan melaksanakan Workshop Sistem Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Tahun 2023 di Hotel Ayani, Banda Aceh.
Acara dengan tema “Pengelolaan Data dan Informasi Bencana Yang Tepat Cepat dan Akuntabel”, ini berlangsung dari tanggal 5-7 Juli dan dibuka langsung oleh Kepala Pelaksana BPBA, Dr.Ir.Ilyas,MP pada Rabu Malam (5/7/2023).
Peserta yang mengikuti acara tersebut berjumlah 60 orang yang berasal dari BPBA, Damkar,BPBD kabupaten/kota dan instansi terkait.Adapun narasumber pada workshop ini berasal dari BNPB, Diskominsa Aceh, Dinas Perhubungan dan BPBA.
Kepala Pelaksana BPBA, Dr. Ir. Ilyas, MP dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini sangat penting untuk diikuti dengan serius dan total.
Hal tersebut, kata Ilyas, agar kemampuan seluruh pelaku dan penggiat data dan informasi bencana meningkat secara signifikan demi terciptanya data dan informasi yang tepat, cepat dan akuntabel.
“Saya ingin seluruh informasi terkait bencana dan kelembagaan diinformasikan dengan benar,kegiatan apa yang dilaksanakan atau tidak dilaksanakan harus dipublish dengan cepat, aktual, bijaksana dan objektif serta proporsional,” kata Ilyas.
Ilyas lebih lanjut meminta agar BPBA dan seluruh BPBD kabupaten/kota agar tetap solid dan kompak dalam memberi data informasi kepada masyarakat terkait penanggulangan bencana di Aceh.
“Dengan adanya workshop ini kami berharap semua pusdalops BPBD kabupaten/kota dapat mengelola informasi dengan cepat jika terjadi bencana secara tiba-tiba,” ungkap Ilyas.
Henny Nurmayani, S.Si, MM dalam pelaporannya sebagai ketua panitia acara menyebutkan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan kapasitas personel BPBD kabupaten/kota dan BPBA dalam pengelolaan data informasi dan komunikasi pananggulangan bencana di seluruh Provinsi Aceh.
“Workshop Sistem Informasi dan Komunikasi Kebencanaan ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi dan menciptakan silaturahmi antara BPBA dan lembaga terkait penanggulangan bencana demi terciptanya kerja sama yang baik antara pemerintah kab/kota dengan pemerintah provinsi serta pemerintah pusat,” kata Henny.










