Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Lewat OISCA Indonesia, Siswa Asal Aceh Gantungkan Asa Bekerja di Jepang

Atjeh Watch by Atjeh Watch
17/07/2023
in Nanggroe
0
Lewat OISCA Indonesia, Siswa Asal Aceh Gantungkan Asa Bekerja di Jepang

SUKABUMI – Mengenakan baju putih celana hitam, Rizki Maulana duduk di antara 24 siswa yang mengikuti pembukaan pelatihan angkatan ke-40 di traning center OISCA Indonesia di Cimenteng, Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (16/7/2013).

Lulus dari Islamic Boarding School Al Fhattani, Tanah Luas, Aceh Utara, pria berusia 18 tahun itu bercita-cita ingin bekerja di Jepang.

Juni lalu, ia mendapat kabar OISCA Indonesia di Sukabumi membuka pelatihan bagi siswa lulusan SMA/sederajat yang ingin bekerja di Jepang. Tak ingin melewatkan kesempatan itu, Rizki segera mendaftarkan diri. Beruntung, dia lulus seleksi untuk menjalani pelatihan selama 5 bulan di sana.

“Saya ingin bekerja di Jepang untuk membahagiakan orang tua. Kalau bisa saya ingin bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang pertanian,” kata Rizki saat ditanya motivasinya ikut pelatihan itu.

Selain Rizki, dari total 24 siswa dari berbagai daerah di Indonesia, ada dua lagi siswa asal Aceh. Salah satunya adalah Maulana Aziz. Seperti Rizki, Aziz mendaftar di OISCA Indonesia agar bisa bekerja di Jepang. Selain itu, Aziz yang baru tamat dari SMK Negeri 1 Baktiya Barat ingin melanjutkan kuliah di Jepang.

“Saya siap untuk mengikuti apa pun materi pelatihan, termasuk kedisiplinan,” kata pria berusia 18 tahun itu.

OISCA Indonesia memang menerapkan standar tinggi untuk siswa yang ingin bekerja di Jepang. Selain keterampilan berbahasa Jepang, para siswa dituntut untuk disiplin sesuai budaya kerja di Jepang.

Ketua OISCA Indonesia Khaidir Abdurrahman menekankan para siswa agar benar-benar disiplin mengikuti pelatihan. Sebab, jika tidak memenuhi kriteria, mereka tidak akan diberangkatkan.

“Kalau tidak bisa mengikuti aturan, lebih baik pulang dari sekarang,”kata Khaidir yang juga mantan anggota DPR RI asal Aceh periode 2014 -2019.

Di training center Sukabumi, para siswa akan dilatih penguasaan bahasa dan budaya Jepang, pertanian terpadu, juga kedisiplinan agar dapat menyesuaikan diri dengan orang Jepang yang dikenal punya etos kerja tinggi.

Kepada para siswa, Khaidir menekankan agar bekerja rajin, jujur dan taat beribadah, terlepas apa pun agamanya.

“Itu saya tekankan kepada mereka agar mereka punya bekal hidup dunia dan akhirat,” kata Khaidir yang alumni OISCA angkatan ke-13.

OISCA Indonesia adalah organisasi asal Jepang yang masuk ke Indonesia 1979. Selain di Indonesia, OISCA juga hadir di berbagai negara terutama di kawasan Asia Pasifik dan Amerika latin, terutama di negara-negara berkembang.

Organisasi ini bergerak dalam bidang pelatihan pertanian, peternakan dan keterampilan lain, penghijauan, pendidikan lingkungan hidup di sekolah-sekolah.

Menurut Khaidir Abdurrahman, dalam bulan Juli ini, ada 10 siswa yang diberangkatkan ke Jepang untuk bekerja pada perusahaan di sana selama tiga tahun. Mereka bekerja di sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, pertanian terpadu, dan sapi perah.

Usai pandemi Covid-19, kata Khaidir, OISCA Indonesia sudah memberangkatkan sekitar 150 orang ke Jepang untuk magang kerja pada perusahaan di sana.

Khaidir bersyukur, pihaknya dapat berkontribusi dalam meningkatkan peluang bagi para siswa asal Indonesia untuk bekerja di Jepang. Dengan begitu, nantinya mereka dapat menjadi agen pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitarnya.

“Terutama meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga mereka,” ujar Khaidir Abdurrahman.[]

Previous Post

Selesai Laksanakan Musyda Ke-XVI, Berikut Nama PD Muhammadiyah Aceh Selatan Terpilih

Next Post

Pj Bupati Pidie Belanja Paket Sekolah Untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Next Post
Pj Bupati Pidie Belanja Paket Sekolah Untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Pj Bupati Pidie Belanja Paket Sekolah Untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

03/04/2026
Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

03/04/2026
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

823 Ribu Peserta JKA Dicoret, Nasrul Zaman: Jangan Pertaruhkan Nyawa Rakyat dengan Data Asumsi

03/04/2026
Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Selama Maret 2026, Aceh Dilanda 26 Kejadian Bencana

03/04/2026
Pembangunan Gedung KDMP Aceh Besar 2026 Mulai Bergulir, Progres Masih Tahap Awal

Pembangunan Gedung KDMP Aceh Besar 2026 Mulai Bergulir, Progres Masih Tahap Awal

03/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com