Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pembangunan Gedung KDMP Aceh Besar 2026 Mulai Bergulir, Progres Masih Tahap Awal

redaksi by redaksi
03/04/2026
in Lintas Timur
0
Pembangunan Gedung KDMP Aceh Besar 2026 Mulai Bergulir, Progres Masih Tahap Awal

JANTHO — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) mulai mendorong pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di berbagai wilayah pada tahun 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopukmdag Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, Selasa (31/3/2026), mengatakan bahwa progres pembangunan fisik saat ini masih berada pada tahap awal. Hal ini disebabkan karena pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian aspek administrasi, khususnya terkait kesiapan lahan di masing-masing lokasi.

“Pembangunan kita lakukan secara bertahap. Saat ini memang sebagian besar masih di tahap awal karena fokus utama adalah memastikan kesiapan lahan terlebih dahulu,” ujarnya.

Berdasarkan data rekap pembangunan tahun 2026, tercatat lebih dari seratus titik lokasi yang direncanakan akan dibangun gedung KDMP. Namun, progres fisik yang telah berjalan masih terbatas dan didominasi capaian di bawah 5 persen.

Secara umum, mayoritas pembangunan KDMP saat ini juga mulai bergerak menuju tahap menengah, yakni berada pada kisaran progres sekitar 30 hingga 50 persen di sejumlah titik tertentu. Hal ini menandakan bahwa sebagian lokasi telah memasuki fase konstruksi aktif, meskipun belum dominan.

Di sisi lain, hanya sebagian kecil titik pembangunan yang telah selesai atau mendekati tahap penyelesaian. Sementara itu, masih terdapat beberapa lokasi dengan progres yang sangat rendah, sehingga akan menjadi prioritas percepatan untuk segera masuk ke tahap konstruksi dalam waktu dekat.

Data lahan per 31 Maret 2026 sendiri menunjukkan perkembangan yang lebih positif. Sebagian besar lokasi telah memiliki kejelasan status lahan, baik dari sisi administrasi maupun kesiapan untuk dibangun. Hal ini menjadi indikator penting bahwa fondasi pembangunan telah dipersiapkan dengan cukup baik.

“Alhamdulillah, progres penyediaan lahan sudah cukup baik. Ini menjadi dasar untuk mendorong percepatan pembangunan fisik pada tahap berikutnya,” kata Sulaimi.

Ia menjelaskan, adanya perbedaan antara kesiapan lahan dan progres fisik merupakan hal yang wajar dalam proyek pembangunan skala besar. Menurutnya, tahapan perencanaan, verifikasi, dan administrasi harus diselesaikan terlebih dahulu guna menghindari kendala di kemudian hari.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh titik pembangunan, serta mempercepat koordinasi dengan pihak terkait agar proses konstruksi dapat segera berjalan di lokasi yang telah siap.

“Kami optimistis dalam beberapa bulan ke depan progres pembangunan akan meningkat, seiring dengan rampungnya tahapan administrasi,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, program pembangunan KDMP di Aceh Besar saat ini sudah berjalan, namun progresnya belum merata di seluruh wilayah. Pemerintah daerah menargetkan percepatan di titik-titik yang masih tertinggal agar pembangunan dapat lebih seimbang dan memberikan dampak maksimal.

Pembangunan Gedung KDMP ini diharapkan dapat menjadi penggerak penguatan ekonomi masyarakat desa melalui koperasi, sekaligus meningkatkan pelayanan dan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh Besar.

Previous Post

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Next Post

Selama Maret 2026, Aceh Dilanda 26 Kejadian Bencana

Next Post
Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Selama Maret 2026, Aceh Dilanda 26 Kejadian Bencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com