Singkil – Media asing menyoroti tragedi tragis karamnya speed boat yang membawa 4 turis asal Australia dan 3 warga Negara Indonesia (kru) dari Nias menuju Pulau Pinang di Pulau Banyak pada hari Minggu, 13 Agustus 2023. Seperti ditulis media The Australian berjudul berita tragis peselancar Australia Elliot Foote setelah kapal Indonesia terbalik, 17/8. Menceritakan keempat warga Australia yang hilang dan dua awak kapal Indonesia ditemukan 36 jam setelah mereka terbalik. Mereka mengapung di atas papan selancar di perairan terbuka saat tim penyelamat tiba.Sementara salah satu pemandu mereka belum ditemukan.
“Pikiran terdalam saya bersama keluarga Fifan. Pemandu muda kami yang ceria yang belum ditemukan, ”katanya di media sosial, Kamis, seperti dilansir dari theaustralian.com.au.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang di himpun Reporter Atjehwatch.com bahwa media luar negeri lainnya yaitu abc.net.au juga terpantau aktiv menyorot kejadian tragis tersebut.
Seperti salah satu judul berita media ABC yang dirilis melalui portalnya abc.net.au pada 15 Agustus 2023, “Empat warga Australia ditemukan selamat setelah kapal hilang dalam perjalanan selancar di dekat Aceh, Indonesia”.
Dan, “Pencarian terus berlanjut di Aceh untuk awak kapal Indonesia yang hilang, setelah turis Australia ditemukan,” judul berita media abc.net.au, 16/8/2023.
Kemudian judul terbaru juga di muat oleh abc.net.au, “Bagaimana peselancar Australia dan Pemandu Indonesia mereka bertahan lebih dari 36 jam hilang di laut,” di tayang pada hari Jum’at, 18/8/2023.
Sebagaimana diketahui, kejadian yang masih menyisakan pilu yang mendalam terlebih kepada keluarga korban WNI (kru) yang hingga kini belum ditemukan. Berawal dari 2 unit speed boat kayu dengan masing-masing 10 dan 7 POB (Person on Boat) dari Nias Utara berangkat menuju Pulau Pinang, Aceh Singkil pada hari Minggu tanggal 13 Agustus 2023 sekitar pukul 16:00 Wib.
Karena cuaca buruk sekitar pukul 17:00 Wib (lewat) salah satu speed boat kayu tersebut yang membawa 4 orang turis Australia dan 3 orang WNI (kru) karam diterjang ombak besar di antara Pulau Pinang dengan Sarang Gantung sekitar 4 Mil dari Pulau Sarang Alu, sementara 1 unit speed boat lagi dengan 10 orang POB (8 orang WNA dan 2 orang WNI) selamat sampai ke Pulau Pinang pada malam hari, 13/8.
Berikut 4 WNA dan 3 orang WNI yang terombang-ambing di laut lepas selama kurang lebih 36 jam : 1. Elliot Foote – WNA, 2. Steph Weisse – WNA, 3. Will Teagle – WNA, 4. Jordan Short – WNA, 5. Yunardi Ardi – WNI, 6. Qibal – WNI, 7. Fifan – WNI.
Setelah dinyatakan hilang kontak, tim SAR gabungan, TNI/Polri, Basarnas, Masyarakat melakukan upaya pencarian di perairan Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat, namun belum mendapatkan hasil.
Pada hari ke-2 pencarian, 4 WNA dan 2 WNI berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, kecuali 1 orang WNI bernama Fifan yang hingga hari ini, Jum’at, 18/8/2023 belum juga ditemukan.
Reporter : AA










