JANTHO – Museum Indrapurwa kembali menjadi destinasi edukatif bagi pelajar dengan menerima kunjungan siswa dari SMP Negeri 2 Peukan Bada, Selasa (14/4/2026).
Kedatangan siswa dan guru SMPN 2 Peukan Bada disambut Sekretaris museum, Fadhil dan Kurator Museum, Daeng Ambo.
Pengurus museum Indrapurwa menyambut baik dan mengucapkan terima kasi atas kunjungan siswa dan guru SMPN 2 Peukan Bada.
“Kami harapkan masyarakat dan siswa sekolah lainnya juga dapat mengunjungi museuem untuk dapat menjadi bagian dari pelestarian adat dan budaya, “tutupnya.
Guru pendamping dari SMPN 2 Peukan Bada mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran luar kelas yang bertujuan memperkenalkan sejarah dan budaya Aceh secara langsung kepada siswa.
Rombongan yang terdiri dari puluhan siswa dan didampingi oleh guru disambut hangat oleh pihak pengelola museum. Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak berkeliling untuk melihat berbagai koleksi bersejarah, mulai dari artefak kerajaan Aceh, senjata tradisional, hingga benda-benda peninggalan masa kolonial.
Salah satu guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap sejarah.
“Dengan melihat langsung koleksi di museum, siswa bisa lebih memahami materi yang selama ini dipelajari di kelas,” ujarnya.
Selain tur, siswa juga mendapatkan penjelasan interaktif mengenai sejarah benda-benda koleksi yang dipamerkan.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, bahkan beberapa di antaranya aktif mengajukan pertanyaan kepada pemandu. Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai warisan budaya daerah.










