Singkil – Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pulau Banyak Barat (PBB) serta guru pendidik diduga sering tak masuk kerja sehingga menyebabkan seluruh murid kadang tidak terurus lalu memilih pulang dan keluyuran disaat jam belajar.
Sekitar hari Rabu, 10 Agustus 2023, pukul 9:50 Wib wartawan atjehwatch.com langsung mengunjungi SMPN 2 PBB yang terletak di Desa Ujung Sialit Kecamatan Pulau Banyak Barat untuk memastikan informasi yang menyebutkan remaja-remaja yang seharusnya mendapatkan pendidikan tapi di daerah yang jauh dari yang diharapkan untuk mewujudkan bangsa yang cerdas dan melahirkan insan-insan penerus yang berkualitas.
Setelah tiba di SMPN 2 PBB sekira pukul 9:46 Wib awak media tidak menemukan seorang pun di sekolah tersebut, baik Kepala Sekolah, Guru maupun siswa.
Seorang warga Desa Ujung Sialit, Idaman Santi Laia berharap kepada Kepala Sekolah dan guru bisa untuk tetap hadir dan mengajar di SMPN 2 PBB agar siswa bisa belajar dan tidak keluyuran.
“Ini SMPN 2 PBB di Ujung Sialit tidak ada anak-anak sekolah dan juga para guru, saya sebagai masyarakat berharp supaya guru di sini ditetapkan agar anak-anak kami bisa bersekolah serta tidak keluyuran,” kata Idaman kepada wartawan, Rabu, 30/8/2023.
“Semua guru anggota P3K tidak hadir hadir ini jadi kami tidak tahu apa permasalahan, kepala sekolah juga tidak hadir hadir,” tambah Idaman.
Kemudian Idaman Santo Laia yang juga merupakan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Aceh Singkil mengungkapkan kejadian telah kerap terjadi di SMPN 2 Pulau Banyak Barat.
“Kalau tidak ada guru seperti ini, anak-anak pulang dan bermain di luar,” ungkap Idaman.
Melihat kondisi yang sangat mengkhawatirkan itu, Idaman Santo Laia berharap kepada Pj. Bupati Aceh Singkil untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah dan para pendidik di SMPN2 Pulau Banyak Barat agar para guru bisa menetap di sekolah karena pemerintah juga telah menyedikan rumah dinas.
Reporter : AA












Saya siap jadi kepsek di sana kalau dikasih kesempatan
Jelang pemilu udah mulai kunjungi dan kunjungi lokasi yg bermasaalah dengan masyarakat..lagu lama bosss.rakyat gak bisa dibodohi lagi sekarang
Jika demikian ..sudah sepatutnya d kenakan sanksi disiplin tegas ,apabila mereka merupakan ASN…Krn ASN d gaji oleh negara..dan bagi pegawai dan guru honorer juga tunda atau batalkan pengangkatan mereka menjadi CPNS..apabila honorer yang rajin maka angkatlah dia menjadi PNS/ASN ..Krn disiplin dan tanggung jawab mereka ..
Sudah menjadi rahasia umum banyak pegawai pemerintahan/ ASN yang bekerja sesuka hati mereka..tetapi mendapatkan gaji yang sangat berlebih d tambah tunjang ini itu…datang lambat dan pulang cepat….bahkan mangkir…