Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ohku, Puluhan Hektare Lahan Bawang Merah di Aceh Diserang Ulat

Admin1 by Admin1
02/10/2023
in Ekonomi
0
Ohku, Puluhan Hektare Lahan Bawang Merah di Aceh Diserang Ulat

Foto MI/Amiruddin Abdullah Reubee

SIGLI – Fenomena alam El Nino telah berakibat besar terhadap pertanian dan perekonomian anak negeri. Apalagi perubahan cuaca yang tidak bersahabat itu bisa menjadi pemicu berbagai penyakit dan hama terhadap dunia pertanian.

Di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh misalnya, puluhan hektare (ha) lahan bawang merah berumur sekitar satu bulan diserang ulat penggerek daun. Hama ulat berwarna hijau daun itu menggasak bagian pucuk bawang hingga turun sampai umbi.

Kawasan yang terserang ulat kecil berparuh keras itu tersebar di Kecamatan Peukan Baro, Simpang Tiga, Pidie, Indrajaya dan Kecamatan Kembang Tanjung. Di Kecamatan Pekan Baro, lokasi paling parah serangan adalah di Kemukiman Bambi.

Jamil, seorang petani bawang di Kecamatan Peukan Baro kepada Media Indonesia, Minggu, 1 Oktober 2023 mengatakan, populasi ulat sebesar lidi kelapa itu tergolong sangat cepat. Dalam sepekan saja bisa menyebar belasan hektare.

Bila tidak segera diatasi semua daun bawang bisa lenyap terkena serangan. Kalau daunya habis akan terganggu pertumbuhan umbi sehingga berakibat puso (gagal panen).

Dikatakan Jamil, untuk mencegah serangan tidak meluas petani harus rajin mengontrol dan mengutip hama ulat dari daun bawang. Lalu lebih sering menyemprot racun.

“Saya sering mengutip ulat penggerek hijau itu dari pucuk daun. Lalu sempat meyemprot setiap pagi dan sore hari. Itulah yang rajin saya lakukan hingga serangan tidak begitu parah,” tutur Jamil.

Catatan Media Indonesia, tanaman bawang merah di Kasan itu merupakan tahap kedua sejak empat bulan terakhir. Untuk tahap pertama yang panen bulan lalu, sebagian besar merugi.

Itu karena pertumbuhan bawang terganggu akibat kekeringan dan cuaca panas ditengah fenomena alam El Nino. Kondisi demikian telah berpengaruh terhadap hasil panen.

Produksi bawang yang biasanya mencapai 12 banding 1, ternyata hanya mendapat berkisar 4 sampai 6 banding satu.

“Sering hasil produksi panen mencapai 12 kg dari 1 kg benih bawa. Tapi sebulan lalu hanya 4 sampai 6 kg dari 1 kg benih unggul,” kata Syarif, tokoh masyarakat Kemukiman Bambi, Kecamatan Peukan Baro.

Sumber: medcom.id

Previous Post

Wings Air Gagal Mendarat di Bandara Nagan Raya

Next Post

Drum Berisi Kerangka Manusia Diduga Sudah Ada Sejak 2011

Next Post
Ohku, Kerangka Manusia dalam Drum Hebohkan Warga di Indrapuri

Drum Berisi Kerangka Manusia Diduga Sudah Ada Sejak 2011

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

19/09/2026
Tiga Santri Dayah Insan Qurani Tuntaskan Mimpi Aceh di MTQ Nasional 2026

Tiga Santri Dayah Insan Qurani Tuntaskan Mimpi Aceh di MTQ Nasional 2026

19/09/2026
Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran di Aceh Tenggara

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran di Aceh Tenggara

19/09/2026
Illiza: Kopi Bukan Sekadar Minuman, Tapi Budaya dan Penggerak Ekonomi

Illiza: Kopi Bukan Sekadar Minuman, Tapi Budaya dan Penggerak Ekonomi

19/09/2026
Wakil Bupati Aceh Tengah Serahkan Dump Truck dan Sarpras Pendukung KDMP Untuk 17 Titik

Wakil Bupati Aceh Tengah Serahkan Dump Truck dan Sarpras Pendukung KDMP Untuk 17 Titik

19/09/2026

Terpopuler

Ohku, Puluhan Hektare Lahan Bawang Merah di Aceh Diserang Ulat

Ohku, Puluhan Hektare Lahan Bawang Merah di Aceh Diserang Ulat

02/10/2023

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

Infrastruktur Bisa Mengubah Wajah Pidie Jaya, SDM Menentukan Arah Masa Depan

BSI Siap Bantu dan Sukseskan MTQ XXXVIII Tingkat Provinsi Aceh di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com