Banda Aceh- Baru-baru ini beredar rilis yang dikeluarkan oleh DPO (Dewan Pengawas Organisasi) HAMAS (Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan) Banda Aceh-Aceh Besar yang berkomposisikan ketua-ketua paguyuban kecamatan se-kabupaten Aceh Selatan.
Di dalam rilis yang beredar, termuat tuntutan DPO HAMAS kepada PJ Bupati Aceh Selatan untuk mencabut SK (Surat Keputusan) kepengurusan HAMAS periode 2022-2024 dengan lampiran alasan-alasannya.
Tonicko Anggara, aktivis mahasiswa Aceh Selatan yang merupakan putra asli Tapaktuan itupun memberikan tanggapan nya yang berupa apresiasi terhadap seluruh DPO yang ikut serta memberikan dukungan nya terhadap evaluasi kepengurusan HAMAS, mengingat dinamika yang terjadi di HAMAS sudah lama hingga tergolong akut dan wajib untuk diselesaikan agar fungsi organisasi HAMAS sebagai sebuah wadah premodial mahasiswa asal Aceh Selatan di perantauan (Banda Aceh -Aceh Besar) dapat kembali berjalan dengan normal sehingga dampak positif dapat kembali dirasakan oleh masyarakat Aceh Selatan secara umum dan mahasiswa Aceh Selatan secara khusus dengan program-program dan kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh HAMAS.
“Apapun ceritanya, objektivitas harus tetap menjadi sebuah landasan dalam berfikir dan bersikap. Bicara mengenai sebuah wadah perkumpulan (Organisasi) tentulah harus dikembalikan sebagaimana khitah nya yakni memberikan kebermanfaatan baik secara internal maupun eksternal organisasi tersebut. Bila kebermanfaatan tak mampu tersalurkan dikarenakan dinamika yang ada, maka wajib untuk dievaluasi agar kembali berjalan normal.” Ujarnya.
Aktivis mahasiswa tersebut juga berharap PJ Bupati Aceh Selatan yang baru saja dilantik ikut andil dalam penyelesaian permasalahan ini, mengingat HAMAS adalah salah satu komponen penting bagi Aceh Selatan karena didalamnya terdapat intelektual muda yang nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Aceh Selatan.
“Dinamika yang ada terus menerus menghentikan kebermanfaatan dan kita melihat tak ada titik temu di dalam ruang-ruang penyelesaian dinamika yang ada, besar harapan Pak PJ Bupati Aceh Selatan ikut andil untuk menyikapi kebuntuan di HAMAS secara cepat dan sigap agar tak berkepanjangan sehingga HAMAS dapat kembali berjalan normal sesuai dengan khitah nya.” Tutupnya.











