Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Akan Kirim Senjata ke Ukraina Hasil Sitaan dari Iran

Admin1 by Admin1
05/10/2023
in Internasional
0
AS Akan Kirim Senjata ke Ukraina Hasil Sitaan dari Iran

Warga Ukraina dilatih perang. (REUTERS/PAVLO PALAMARCHUK)

Jakarta – Amerika Serikat akan mengirim ribuan senjata dan amunisi, hasil sitaan dari Iran, ke Ukraina.

Rencana pengiriman senjata sitaan itu muncul saat Ukraina kekurangan peralatan militer dan berharap mendapat lebih banyak bantuan dari sekutunya.

Komando Pusat AS (United States Central Command/) CENTCOM, menyatakan sebelumnya telah mentransfer lebih dari satu juta butir amunisi Iran yang disita ke Angkatan Bersenjata Ukraina.

Pengiriman itu dilakukan pada awal pekan ini yakni Senin (2/10).

“Pemerintah memperoleh kepemilikan amunisi ini pada 20 Juli 2023, melalui klaim penyitaan sipil Departemen Kehakiman terhadap Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran,” demikian pernyataan CENTCOM, dikutip CNN.

Pada Juli, mereka menyita lebih dari 9,000 senapan, 284 senapan mesin, sekitar 194 peluncur roket, lebih dari 70 peluru kendali anti-tank, dan lebih dari 700,000 butir amunisi.

Kemudian pada Maret, AS menyita satu juta butir amunisi Iran, ribuan sumbu granat berpeluncur roket, dan ribuan pon propelan untuk granat berpeluncur roket.

Angkatan Laut AS menyita senjata itu dari Iran dalam perjalanan ke Yaman.

Dalam rilis resminya, CENTCOM menerangkan awal mula pasukan AL menyita amunisi tersebut dari kapal tanpa kewarganegaraan dhow MARWAN 1 yang sedang transit pada 9 Desember 2022.

“Amunisi tersebut dipindahkan dari IRGC [Angkatan Bersenjata Iran] ke Houthi di Yaman yang melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216,” demikian rilis itu.

AS selama berbulan-bulan telah mempertimbangkan cara mengirim senjata yang disita secara legal, dan selama ini disimpan di fasilitas CENTCOM di Timur Tengah.

Hingga tahun lalu, Angkatan Laut AS telah menyita ribuan senapan serbu Iran dan lebih dari satu juta butir amunisi dari kapal yang digunakan Iran untuk mengirimkan senjata ke Yaman.

Penyitaan tersebut menargetkan kapal-kapal kecil tanpa kewarganegaraan di rute yang secara historis digunakan untuk menyelundupkan senjata ke Houthi.

Pada pertengahan Januari, AS membantu pasukan Prancis dalam menyita 3.000 senapan serbu serta 23 peluru kendali anti-tank dari Yaman. Setelah penyitaan, AS mengambil hak asuh atas senjata yang disita.

AS dan mitranya menyita total 5.000 senjata dan 1,6 juta butir amunisi.

Para pejabat AS mengatakan pihak Kementerian Kehakiman dan pertahanan selama ini berusaha bekerja sama demi menemukan jalur hukum untuk mengirim senjata ke Ukraina.

Salah satu caranya yakni melalui otoritas penyitaan sipil di AS.

Kementerian Kehakiman lantas mengajukan setidaknya dua tuntutan penyitaan terhadap amunisi dan senjata Iran yang disita tahun ini.

Menanggapi pengiriman barang sitaan ini, Peneliti senior dan direktur Middle Program keamanan Timur di Pusat Keamanan Amerika Baru, Jonathan Lord, mengatakan bagaimana pun Ukraina perlu pasokan perang.

“Dan meskipun ini bukan solusi untuk seluruh kebutuhan militer Ukraina, hal ini akan memberikan dukungan yang sangat penting,” kata Lord.

Langkah tersebut juga bisa berdampak terhadap hubungan Iran dengan Rusia yang menjadi ancaman Barat.

Keputusan ini, katanya, dapat menimbulkan perselisihan Iran dan Rusia, yang telah membentuk kemitraan pertahanan de facto selama beberapa bulan terakhir.

Belakangan, Iran memasok drone ke Rusia yang dipakai perang di Ukraina.

“Kebijakan ini mungkin memberikan tekanan yang lebih besar pada hubungan yang sedang berkembang antara Moskow dan Teheran,” ujar Lord.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Azerbaijan Disebut Pukul Mundur Armenia Pakai Drone Israel

Next Post

Remaja Pelaku Penembakan Bangkok Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana

Next Post
Remaja Pelaku Penembakan Bangkok Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana

Remaja Pelaku Penembakan Bangkok Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

04/04/2026
Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

04/04/2026
RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

04/04/2026
Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com