Singkil—Sejak Senin 16 Oktober 2023 Kemarin komplek madrasah seperti MIN 1 Aceh Singkil, MTsN Aceh Singkil dan MAN Aceh Singkil mulai tergenang banjir.
Menurut laporan kepala MTsN Aceh Singkil Abdil, S.Pd kondisi air semakin meninggi, sehingga dengan terpaksa para siswa diliburkan.
Sementara itu plt. kepala MIN 1 Aceh Singkil Syarifah, S.Pd menyampaikan, kondisi seperti ini hampir setiap tahun kami alami sehingga dapat menggangu proses belajar mengajar, bahkan ada yang sempat madrasah diliburkan.
“Banjir tahun ini cukup tinggi sehingga dengan terpaksa harus diliburkan. Kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah sehingga banjir seperti ini tidak terjadi lagi, karena ini mengganggu stabilitas belajar dan mengajar di MIN 1 Aceh Singkil,” ungkap Syarifah
Sedangkan untuk MAN Aceh Singkil hasil update pagi ini dari Kaur TU MAN Mustafa, SE, MM, air mulai naik apalagi tadi malam Singkil diguyur hujan hingga subuh, karena bangunan yang tinggi siswa belum diliburkan hanya saja bersekolah tidak dengan menggunakan sepatu.
Sebagaimana dilaporan dari serambinews.com bahwa banjir mengepung wilayah Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, Senin (16/10/2023).
Hampir semua desa yang ada di Kecamatan Singkil, itu tergenang banjir. Juga melanda MIN, MTsN, dan MAN yang di Jalan Utama di Pasar Singkil, Pulo Sarok, Aceh Singkil.
Banjir tersebut merupakan kiriman yang sebelumnya merendam wilayah hulu sungai. Mengingat Singkil, selama dua hari tidak diguyur hujan.
Untuk diketahui Singkil, merupakan muara tiga sungai besar. Yaitu Sungai Lae Cinendang, Soraya dan Sungai Alas










