BLANGPIDIE – Sekolah Menengah Kejuaraan (SMK) Negeri 3 Aceh Barat Daya, merupakan lembaga pendidikan setingkat Menengah Atas yang mempunyai tiga bidang konsentrasi keahlian yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV), Bisnis Retail (BR) dan Teknik Sepeda Motor (TSM).
Oleh sebab itu, sudah sepantasnya sekolah tersebut bergerak sesuai perkembangan zaman, seperti mempersiapkan sesuatu untuk menuju paradigma baru yaitu kurikulum merdeka pada bidang integrasi digital dalam pendidikan dan pembelajaran.
Seiring berjalannya waktu, dan kini para tenaga pengajar mulai melaksanakan kurikulum merdeka dengan model implementasi mandiri belajar.
“Pihak sekolah terus bergerak melakukan pembenahan dan pengembangan, baik pada proses pembelajaran, kemampuan para guru, fasilitas sekolah, penciptaan produk TEFA sekolah dan penambahan konsentrasi keahlian serta lain-lainnya,” kata Kepala SMKN 3 Andya, Wiwik Kurniati, ST melalui Wakil Kepala Bagian Kurikulum, Risman Sahputra, S.Kom kepada awak media ini, Sabtu (28/10/2023).
Ia menerangkan, hal tersebut bertujuan untuk menghadapi dan menuju era globalisasi, pembelajaran abad 21 serta menyiapkan peserta didik menyonsong kehidupan baru setelah mereka lulus sekolah.
“Hari ini kita telah mengikuti pelatihan digital untuk para guru secara swadaya oleh Sekolah, sebagai persiapan SMKN 3 Abdya menghadapi UASBN 2023/2024 secara mandiri dan terintegrasi teknologi digital,” ucap Risman yang juga merupakan Wakil Kepala Bagian Kurikulum.
Ia mengakui, seluruh jajaran yang ada di Sekolah ini terus menggenjot para tenaga pendidik terhadap proses Pembelajaran dan Teaching Factory sebagai bagian yang harus terus dilaksanakan serta dikembangkan.
“Kita sangat mengharapkan dan membutuhkan dukungan serta kerjasama yang baik seluruh warga Sekolah, agar SMK ini bisa bersaing dengan SMK lain secara bertahap, baik secara Nasional maupun Regional. Tentunya ini tidak lepas dengan adanya kerjasama yang baik pihak-pihak terkait serta masyarakat,” katanya.
Risman Sahputra sangat yakin hal tersebut akan tercapai sesuai dengan tujuan berdirinya SMK tersebut.
“Semiga SMK kita ini dapat menjadi sekolah kejuruan yang berkembang serta menghasilkan lulusan dan produk-produk barang atau jasa yang bermanfaat yang dibutuhkan masyarakat,” pungkas Risman Sahputra. (Rusman)










