Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dua Warga di Banda Aceh Jadi Korban Pengeroyokan Remaja yang Hendak Tawuran

Admin1 by Admin1
21/01/2024
in Nanggroe
0
Bawa Celurit, 4 Remaja di Karawang Diamankan Polisi

Ilustrasi. Empat remaja ditangkap polisi karena kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (istockphoto/peeterv)

Banda Aceh – Dua warga di Banda Aceh menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sejumlah remaja yang hendak tawuran. Kedua korban dihajar di sebuah warung kopi.

Kapolsek Syiah Kuala Iptu Cut Laila Surya mengatakan, insiden itu bermula saat para remaja hendak melakukan tawuran di depan Perpustakaan Wilayah (Puswil) Aceh di Jalan Teuku Nyak Arif dinihari tadi. Salah satu kelompok melihat adanya warga yang sedang melintas sehingga mereka mengayunkan senjata tajam ke arah M Zulmi (29) asal Aceh Besar.

“Zulmi berusaha melarikan diri ke Warkop Benk Kupi di Desa Lamgugob namun ia di situ dianiaya oleh para pelaku sehingga korban mengalami luka sayat di jari sebelah kanan,” kata Laila kepada wartawan, Minggu (21/1/2024).

Menurut Laila, saat kejadian Zulmi baru siap bekerja di sebuah bengkel dan rencananya hendak pulang. Usai menganiaya Zulmi, para pelaku juga menganiaya seorang mahasiswa, Fahkrus Walidan (23) yang sedang nongkrong di warung tersebut.

“Korban mengalami luka di bagian kepala, pergelangan kiri dan punggung belakang sebelah kiri,” jelas Laila.

Walidan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara empat pelaku diamankan personel Polda Aceh yang sedang berada di lokasi.

“Keempat pelaku adalah LH (19) warga Geundrieng, MRF (18) warga Pasheu Beutong, AND (16) warga Ajuen Jeumpet dan MAR warga Mata Ie. Keempatnya berasal dari Aceh Besar,” ujarnya.

Laila menjelaskan, polisi juga menciduk tiga remaja yang hendak melakukan tawuran. Ketiganya adalah NZR (20) warga Sabang, ZZM (18) dan KK (19) warga Aceh Besar.

Saat ini ketujuh remaja tersebut telah diserahkan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh. Mereka masih menjalani pemeriksaan.

Sumber: detik.com

Previous Post

Kapolres Aceh Selatan Cek Lokasi Longsor di Lhok Rukam

Next Post

Petani Tring Meuduro Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Lagi

Next Post
Petani Tring Meuduro Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Lagi

Petani Tring Meuduro Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

Tanam Perdana MTG di Tangan-tangan, Dr. Safaruddin; Abdya Terbanyak Mendapatkan Bantuan Alsintan

08/06/2026
Sambut HUT ke-19, Pidie Jaya Perkuat Syiar Islam Lewat Festival Islami dan Momentum Tahun Baru Hijriah

Sambut HUT ke-19, Pidie Jaya Perkuat Syiar Islam Lewat Festival Islami dan Momentum Tahun Baru Hijriah

08/06/2026
HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

08/06/2026
Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com