Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Penerimaan Bea Cukai Kuartal I di Aceh Capai Rp192 Miliar

redaksi by redaksi
06/04/2024
in Ekonomi
0
Penerimaan Bea Cukai Kuartal I di Aceh Capai Rp192 Miliar

Buruh pelabuhan menurunkan beras impor asal Vietnam di Pelabuhan Malahayati, Kabupaten Aceh Besar. ANTARA/Ampelsa

Banda Aceh – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh menyatakan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai serta perpajakan pada kuartal I pada 2024 di provinsi ujung barat Indonesia tersebut mencapai Rp192 miliar.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh Leni Rahmasari di Banda Aceh, Jumat, mengatakan penerimaan sektor kepabeanan dan cukai serta perpajakan tersebut tumbuh positif sebesar 120,87 persen secara year on year (YoY).

“Total penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai serta perpajakan yang berhasil dikumpulkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh pada kuartal pertama 2024 atau Januari hingga Maret, sebesar Rp192 miliar lebih atau tumbuh 120,87 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Leni Rahmasari.

Penerimaan negara tersebut, kata dia, terdiri dari kepabeanan dan cukai sebesar Rp49,89 miliar. Serta dari perpajakan dari kegiatan kepabeanan dan cukai sebesar Rp142,12 miliar.

Penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai meliputi penerimaan bea masuk sebesar Rp48 miliar atau 33,99 persen dari target. Target bea masuk pada 2024 sebesar 143,8 miliar.

Berikut, penerimaan cukai sebesar Rp460 juta atau terealisasi 49,5 persen dari target. Target penerimaan dari cukai pada 2024 sebesar Rp923,29 juta, kata Leni Rahmasari.

Sedangkan penerimaan bea keluar baru terealisasi Rp1,42 miliar atau 3,14 persen dari target. Target penerimaan bea keluar pada 2024 mencapai Rp45,12 miliar,” katanya.

Untuk penerimaan perpajakan dari kegiatan kepabeanan dan cukai sebesar Rp142,12 miliar. Penerimaan perpajakan tersebut terdiri dari pajak pertambahan nilai (PPN) impor sebesar Rp95,86 miliar.

Berikutnya, pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 dari kegiatan impor sebesar Rp29,12 miliar, serta PPh Pasal 22 dari kegiatan ekspor sebesar Rp17,14 miliar.

“Penerimaan bea masuk ini karena adanya importasi di wilayah kepabeanan dan cukai Lhokseumawe. Sedangkan penerimaan bea keluar dari ekspor minyak sawit mentah atau CPO dan produk turunan,” kata Leni Rahmasari.

Leni Rahmasari mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengamankan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai di Provinsi Aceh.

Di antaranya, kata dia, memfasilitasi eksplorasi minyak dan gas di Kabupaten Aceh Utara, membantu meningkatkan ekspor CPO dari pelabuhan di Provinsi Aceh, memberikan asistensi kepada UMKM untuk ekspor.

Termasuk mencegah penyelundupan barang dari luar negeri dan memberantas peredaran rokok ilegal. Peredaran rokok ilegal menyebabkan kerugian dari penerimaan cukai, kata Leni Rahmasari.

“Kami juga memberikan kemudahan dalam penerbitan izin usaha di bidang kepabeanan dan cukai serta upaya lainnya yang dapat memberikan kontribusi penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai serta perpajakan,” kata Leni Rahmasari.

Sumber: antara

Previous Post

Israel Siap Perang Lawan Iran, AS Siaga Penuh

Next Post

JPU Tuntut Terdakwa Korupsi Alat Peraga Pendidikan di Aceh 5 Tahun

Next Post
JPU Tuntut Terdakwa Korupsi Alat Peraga Pendidikan di Aceh 5 Tahun

JPU Tuntut Terdakwa Korupsi Alat Peraga Pendidikan di Aceh 5 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

29/09/2026
Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

29/09/2026
Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

29/09/2026
RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026

Terpopuler

Penerimaan Bea Cukai Kuartal I di Aceh Capai Rp192 Miliar

Penerimaan Bea Cukai Kuartal I di Aceh Capai Rp192 Miliar

06/04/2024

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Tiga Guru SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Fasda Bidang STEM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com