Aceh Besar- Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Aceh mengadakan event endurance Aceh Fundurrance 2024 dengan jarak 20 kilometer, kegiatan ini berlangsung di Pantai Riting,Aceh Besar.
Endurance merupakan salah satu bagian dari cabang olahraga berkuda equestrian dimana atina Stable menurunkan 6 rider ( penunggang kuda ) serta kuda yang layak untuk diikut sertakan dalam event ini.

Salah satu rider atina Stable merupakan anak yang berusia 10 tahun bersama Ghazi merupakan peserta termuda pada event ini, Ghazi bersama kuda putih mungilnya meraih juara 1 dan diikuti rider dari jawa barat dan bergabung bersama atina Stable meraih juara 2 serta diikuti oleh aelsa zakhyra meraih juara 3 yang merupakan anak didikan coach Fitra.
Usia kedua atlit ini masih tergolong sangat muda, ghazi dan aelsa ini masih berusia 10 tahun dan baru pertama kali ikut perlombaan di dunia perkudaan.
Bahkan kedua rider atina Stable ini sama sama memiliki skill jumping, tentu ini skill yang masih sangat minim dimiliki oleh mereka.
Acara lomba ini berakhir dan ditutup oleh PJ Bupati Aceh Besar, bapak Iswanto yang sempat tersenyum menyaksikan penampilan ghazi dalam pertunjukan jumping melompati rintangan.
Gazi, Anak pertama dari pasangan Agus Budi dan Rahmatina yang juga pemilik atina Stable akhirnya meraih juara pertama pada event ini.
Keseharian Ghazi dan aelsa berlatih dan belajar berkuda di atina Stable yang di latih oleh coach fitra. Pelatih ini memiliki cerita tersendiri saat melatih anak yang tergolong masih dibawah umur,selain melatih fisik,coach Fitra juga melatih mental sekaligus memotivasi mereka agar terus mengembangkan bakat mereka berdua.
Sehingga pada event Aceh fundurrance yang di lakukan di Pantai Riting ini dengan jarak tempuh 20 KM dengan catatan dan kesiapan kuda beserta ridernya tetap stabil hingga finish.
” Budi selaku owner Atina Stable,menuturkan. Untuk meraih medali, Fisik rider sangat menentukan, maka dalam hal ini ghazi berlatih bersama uncle joe dari Stable sampai ke pantai lampuuk hampir setiap hari yang jaraknya tempuh hingga 7 km Agar stamina rider dan kesanggupan fisik kuda juga terlatih.
Selain meraih juara lomba berkuda, pada tahun 2022 ghazi juga meraih medali emas juara pertama memanah di kategori barebow anak anak jarak 10 meter pada Aceh open 2022 yang diselenggarakan di lapangan USK, darusalam.
” Tentu hal ini sesuai harapan atina Stable yang menjadikan wadah dan fasilitas sekolah berkuda dan memanah di banda Aceh dan Aceh untuk jangka panjang, dan harapan ini juga untuk mempersiapkan rider dan calon atlet berkuda dan memanah dalam kancah olahraga sunnah saat ini dan masa akan datang,’ kata Agus Budi.
“Dengan ada atina Stable ini semoga menjadi tempat yang selalu mendukung dan melahirkan calon calon rider yang handal baik di bidang olahraga berkuda khususnya equesrian yaitu endurance, jumping, horsebackarchery ( HBA ) maupun di cabang olahraga memanah di kancah nasional maupun internasional.
Keinginan dari atina Stable sendiri kehadiran mereka ditengah masyarakat Banda Aceh dan Aceh pada umum nya merupakan menjadikan tempat ini salahsatu wadah edukasi mengenai perkudaan dan ilmu memanah yang selama ini sudah sering di kunjungi oleh sekolah sekolah di mulai dari sekolah taman kanak kanak ( TK ), sekolah dasar ( SD ), sekolah menengah pertama ( smp ) hingga sampai mahasiswa.
Tidak terkecuali mahasiswa kedokteran hewan yang masuk dalam komunitas pecinta hewan di banda Aceh memilih atina Stable tempat bermain bersama hewan besar ( read : kuda ) sekaligus belajar mengenai kesehatan kuda dan membuat workshop mini dan nara sumbernya adalah pihak atina Stable sendiri,” tutur Agus.
Hal ini sangatlah di syukuri karena dunia perkudaan sudah tidak asing lagi di telinga kita bahkan ketika ingin mengenal, melihat dan ingin di edukasi apalagi ingin belajar berkuda dan menanah, maka atina Stable selalu siap dalam membantunya.
Dari awal atina Stable berdiri dan sudah berjalan lebih kurang 3 tahun, sudah ada tiga kuda titipan yang di amanahkan untuk di tempati di atina Stable, dan seringnya kuda di atina Stable di bonding dalam hal membentuk karakter kuda sehingga kuda tidak hanya sebatas hewan peliharaan saja, namun juga terbentuk perasaan yang stabil antara kuda dan hal ini akan berefek positif saat di tunggangi oleh pengunjung ataupun rider tetap di atina Stable sendiri.
Karena mood kuda sangat berpengaruh saat ia di tunggangi, artinya kuda yang stabil sangat lah layak untuk bisa di ajak baik endurance, jumping, panahan berkuda maupun dressage,” tutup Agus.










