Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Distan Aceh Besar Sarankan Petani Jangan Gunakan Benih Padi Galur

redaksi by redaksi
08/05/2024
in Ekonomi
0
Distan Aceh Besar Sarankan Petani Jangan Gunakan Benih Padi Galur

Petani mulai melakukan penanaman padi di kawasan Aceh Besar (ANTARA/M Ifdhal)

Banda Aceh- Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar menyarankan kepada petani untuk tidak menggunakan benih padi galur melainkan untuk memilih benih bersertifikasi dari pemerintah.

“Gunakanlah benih varietas unggul bermutu seperti inpari 30, inpari 32, silinwangi yang sudah bersertifikasi dari pemerintah,” kata Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Jakfar di Lambaro, Selasa.

Menurut Jakfar, benih padi galur disarankan tidak digunakan karena belum mendapatkan sertifikasi dari pemerintah dan masa panen tergolong lama. Selain itu, benih tersebut juga belum teruji terhadap ketahanan hama dan penyakit.

Jakfar berharap para petani di seluruh kecamatan dalam daerah itu untuk disiplin dan mematuhi kesepakatan jadwal tanam yang telah disepakati untuk tanam padi musim gadu.

“Kepatuhan terhadap jadwal turun ke sawah adalah bagian untuk antisipasi dampak gagal panen karena kekurangan air dan serangan hama,”

Ia menjelaskan para petani harus disiplin terhadap jadwal yang telah disepakati bersama mulai dari pengolahan tanah, penyemaian, dan penanaman padi yang dilakukan serentak di setiap kawasan.

Menurut dia, jadwal kegiatan turun ke sawah yang disepakati dengan mengikutsertakan semua pemangku kepentingan bagian untuk mengurangi dampak serangan hama dan penyakit serta memastikan ketersediaan air yang cukup saat musim tanam.

Ia juga meminta petani untuk melaksanakan gotong royong bersama membersihkan saluran tersier sebelum memulai pengolahan tanah yang dikoordinir oleh para keuchik/kepala desa dan ketua kelompok tani pada masing-masing gampong/desa.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Aceh Besar Rita Aulia mengatakan, untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, pihaknya juga akan memaksimalkan para pendamping lapangan untuk meningkatkan pengetahuan petani terkait usaha budidaya tanaman padi yang baik.

“Kita juga berharap para penyuluh dapat terus mendampingi petani mulai dari sosialisasi jadwal turun sawah sampai memasuki masa panen dan pasca panen yang merupakan bagian untuk meningkatkan produksi padi di Kabupaten Aceh Besar,” katanya.

Adapun luas lahan baku sawah di Kabupaten Aceh Besar seluas 25.692 terdiri dari sawah tadah hujan 8.770 hektare dan irigasi 16.904 hektare.

Sumber: antara

Previous Post

Dinas Sosial Tingkatkan Keterampilan Kerja bagi Disabilitas di Aceh

Next Post

Bacabup Salman Alfarisi antar Formulir ke DPC PPP Abdya

Next Post
Bacabup Salman Alfarisi antar Formulir ke DPC PPP Abdya

Bacabup Salman Alfarisi antar Formulir ke DPC PPP Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kejati Aceh Diminta Bongkar Dugaan Pungli Akreditasi Puskesmas di Aceh Selatan 2024, Nilainya Diduga Capai Ratusan Juta Rupiah

Kejati Aceh Diminta Bongkar Dugaan Pungli Akreditasi Puskesmas di Aceh Selatan 2024, Nilainya Diduga Capai Ratusan Juta Rupiah

15/06/2026
Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

15/06/2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

15/06/2026
Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026
KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

15/06/2026

Terpopuler

Distan Aceh Besar Sarankan Petani Jangan Gunakan Benih Padi Galur

Distan Aceh Besar Sarankan Petani Jangan Gunakan Benih Padi Galur

08/05/2024

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com