Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Aceh Muslim Fashion Festival Tarik Perhatian Pecinta Fashion Dunia

redaksi by redaksi
27/05/2024
in Pariwisata
0
Aceh Muslim Fashion Festival Tarik Perhatian Pecinta Fashion Dunia

Jakarta – Produk karya anak Aceh yang tampil dalam gelaran Aceh Muslim Fashion Festival (AMFF) 2024 di Sarinah Mall Jakarta Pusat menarik perhatian para pecinta fashion dunia, Minggu (25/5/2024).

Seorang profesor di UNESCO yang berkunjung ke bazar UMKM terkesima melihat motif dan desain busana muslim karya desainer asal Aceh yang dipajang di lobi Sarinah Mall dan saat fashion show (peragaan busana).

Alhasil, mereka mengundang sejumlah desainer Aceh yang terlibat di AMFF tersebut untuk ikut serta dalam fashion show di Paris, Prancis.

Pj Ketua Dekranasda Aceh, Mellani Subarni menyampaikan, pihak dari UNESCO akan mengundang desainer dari Aceh untuk tampil dalam Paris pada September 2024 mendatang.

“Pihak dari UNESCO tadi sangat tertarik dengan motif-motif Aceh saat fashion show yang kita tampilkan pada malam ini. Mereka juga mengundang kita untuk tampil ke fashion show di Paris pada September mendatang,” kata Mellani didampingi Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal dan Wakil Ketua DPRA, Safaruddin kepada wartawan usai acara peragaan busana di Sarinah.

Melanni menyebutkan, desainer asal Aceh yang diundang untuk tampil di Paris yaitu Nana Marlina dengan brand fashion Risky Modiste. Kemudian desainer lainnya masih menunggu kabar baik itu dari pihak UNESCO.

“Diundang itu ada Risky Modiste dan beberapa desainer lainnya. Pastinya mereka tertarik dengan desain fashion yang kita tampilkan,” ujarnya.

Kegiatan positif ini, kata Mellani akan menjadikan wastra-wastra karya desainer Aceh bisa berbicara banyak di tingkat nasional maupun internasiona.

Wastra-wastra Aceh dengan berbagai motif seperti Pinto Aceh, Pucuk Rebong, Songket Aceh, dan lainnya saat ini mulai dikenal oleh masyarakat luas.

Lanjit dia menjelaskan, bahkan motif-motif itu juga digunakan oleh para desainer nasional di panggung fashion internasional. Dua tahun lalu, gaun dari songket motif Aceh hasil rancangan desainer Didiet Maulana yang dikenakan Ariel Tatum l mendapat respons positif publik saat tampil pada ajang Paris Fashion Week.

Mellani mengatakan, pagelaran busana dalam event AMFF ini menjadi pintu untuk desainer Aceh mengambil momentum untuk berkolaborasi dengan desainer nasional.

“Harapan saya di AMFF ini desainer-desainer Aceh bisa berkolaborasi dengan desainer-desainer nasional, tentunya tetap membawa motif-motif Aceh,” katanya.

Ia menargetkan wastra Aceh bisa lebih dikenal tidak hanya di tingkat nasional melainkan tembus Internasional. Apalagi di setiap daerah di Aceh memiliki masing-masing ciri khas motif wastra.

Untuk itu Pemerintah Aceh terus mempromosikan produk UMKM dan ekonomi kreatif khususnya di bidang fesyen untuk bisa bersaing atau minimal naik kelas.

“Kita akan terus membangun produk-produk UMKM yang ada di Aceh dan saya ingin membantu regenerasi perajin wastra yang ada di Aceh. Target ke depannya wastra Aceh ini dikenal oleh dunia,” ujarnya.

 

Previous Post

Ketua IGPKhI Provinsi Aceh Peusijuk Calon Jamaah Haji Kepala SLB Banda Aceh

Next Post

Aceh Besar Kembangkan Jagung di Empat Kecamatan

Next Post
Aceh Besar Kembangkan Jagung di Empat Kecamatan

Aceh Besar Kembangkan Jagung di Empat Kecamatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

03/04/2026
Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

03/04/2026
Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

03/04/2026
Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

03/04/2026
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

823 Ribu Peserta JKA Dicoret, Nasrul Zaman: Jangan Pertaruhkan Nyawa Rakyat dengan Data Asumsi

03/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com