Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pemerintah Palestina Terancam Kolaps Tahun ini

redaksi by redaksi
17/06/2024
in Internasional
0
Pemerintah Palestina Terancam Kolaps Tahun ini

Ilustrasi. Otoritas Palestina diprediksi bisa kolaps dalam beberapa bulan. (AFP/AHMAD GHARABLI)

Jakarta- Otoritas Palestina potensial runtuh atau kolaps dalam beberapa bulan mendatang akibat blokade ekonomi dan kekerasan dalam penjajahan Israel.

Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide mengatakan ini dipicu akibat kurangnya dana, kekerasan yang terus berlanjut, dan fakta bahwa setengah juta warga Palestina tidak diizinkan bekerja di Israel.

“Otoritas Palestina, yang bekerja sama dengan kami, memperingatkan kami bahwa mereka mungkin akan kolaps pada musim panas (Juni-September, red) ini,” kata dia kepada Reuters.

Norwegia memimpin kelompok donor internasional untuk Palestina dan merupakan pendukung Otoritas Palestina, yang memerintah di Tepi Barat (West Bank).

Sementara, Jalur Gaza dikuasai oleh Hamas, yang belakangan masih berperang langsung dengan Israel.

Berdasarkan Kementerian Kesehatan Gaza, Senin (17/6), korban tewas akibat serangan Israel di wilayah itu sudah mencapai 37.347 jiwa warga Palestina sejak 7 Oktober 2023. Selain itu, 85.372 orang lainnya terluka.

Duit Palestina dirampok

Sejak serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu perang Gaza, Israel memberlakukan pembatasan ekonomi terhadap Otoritas Palestina, menahan pendapatan pajak yang dikumpulkan atas nama Otoritas Palestina.

Melansir AFP, Otoritas Palestina saat ini berada di bawah pengawasan ketat atas potensi pendanaan terorisme yang menghambat transaksi bantuan.

Israel menduduki Tepi Barat sejak 1967, dengan cengkraman ekonomi yang kuat yang memungkinkan dua pemberi utang Israel berfungsi sebagai bank koresponden di wilayah Palestina.

Hal ini bisa berubah jika Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich yang berhaluan sayap kanan merealisasikan ancaman untuk memutuskan jalur penting perbankan bulan depan.

Smotrich mengatakan sudah mengalihkan US$35 juta pendapatan pajak otoritas Palestina kepada keluarga korban “terorisme,” sebuah tindakan yang dikutuk oleh Amerika Serikat.

Setelah tiga negara Eropa mengakui negara Palestina pada Mei, Smotrich mengatakan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahwa dia tidak akan memberikan ganti rugi kepada bank-bank yang mentransfer dana mulai akhir Juni.

Bank Hapoalim Israel dan Bank Diskon Israel memerlukan perlindungan, yang akan berakhir pada tanggal 1 Juli, untuk menghindari sanksi karena berurusan dengan pemberi pinjaman Palestina.

Bank sentral dan kementerian keuangan Israel menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP.

Saluran perbankan yang digunakan untuk membayar impor Tepi Barat, termasuk komoditas penting seperti air, bahan bakar dan makanan, menangani US$8 miliar per tahun.

Bisnis Palestina menerima hampir US$1,7 miliar per tahun untuk ekspor, menurut Otoritas Moneter Palestina.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Mbappe Pastikan Absen Bela Prancis di Olimpiade 2024

Next Post

Polres Aceh Selatan Potong Hewan Kurban di Tapaktuan

Next Post
Polres Aceh Selatan Potong Hewan Kurban di Tapaktuan

Polres Aceh Selatan Potong Hewan Kurban di Tapaktuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

Pemerintah Palestina Terancam Kolaps Tahun ini

Pemerintah Palestina Terancam Kolaps Tahun ini

17/06/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com