Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Disaksikan Wali Nanggroe, Aceh-KSPEU Kazan Tandatangan MoU

redaksi by redaksi
28/06/2024
in Nanggroe
0
Disaksikan Wali Nanggroe, Aceh-KSPEU Kazan Tandatangan MoU

Kazan – Tiga Perguruan Tinggi Aceh resmi menjalin hubungan kerjasama dengan Kazan State Power Engineering University (KSPEU), yang merupakan universitas milik Republik Tatarstan, Negara Bagian dari Federasi Rusia.

Legalitas kerjasama bidang pendidikan tersebut seperti tertuang dalam MoU antara Rektor KSPEU Edvard Abdullazyanov dengan Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, dan Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.

Disaksikan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, penandatanganan MoU hasil penjajakan sejak 2022 lalu, berlangsung di KSPEU, Kota Kazan, Ibukota Republik Tatarstan, Rabu 26 Juni 2024.

“MoU ini menjadi bagian penting membangun kegiatan kolaboratif, pertukaran mahasiswa dan dan dosen, program beasiswa, dan transfer pengetahuan dan teknologi,” kata Wali Nanggroe.

Selain itu, Wali Nanggroe juga menyampaikan bahwa kerjasama dengan kampus-kampus negeri di Republik Tatarstan, menjadi indikasi ada kesamaan sejarah dan politik antara Aceh dan Republik Tatarstan.

Untuk diketahui, Republik Tatarstan adalah salah satu wilayah otonomi di Rusia yang diberikan kewenangan penuh dalam melakukan pengelolaan pemerintahannya.

Kazan merupakan kota ketiga terbesar di seluruh Federasi Rusia, setelah Moscow dan St Petersburg.

“Aceh bisa belajar bagaimana melakukan pengelolaan otonomi khusus secara baik, termasuk membangun kerja sama pendidikan dengan kampus luar negeri,” tambah Wali Nanggroe.

Sementara itu, Rektor KSPEU, Edvard Abdullazyanov, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Wali Nanggroe, beserta pimpinan universitas di Aceh, yang telah berinisiatif membangun kerjasama dengan pihaknya.

“Inisiatif yang telah dilakukan oleh Wali Nanggroe Aceh sejak 2022 telah mulai memiliki hasil seperti saat ini,” kata Edvard.

Dalam sambuta resminya, Edvard menjelaskan, bahwa di Republik Tartastan, Islam, Yahudi, dan Kristen Ortodoks tumbuh bersamaan dan hidup berdampingan selama ratusan tahun.

Semangat toleransi itu dihidupkan di kampus yang didirikan di era perang dingin pada 1968. KSPEU memiliki lima fakultas dan tiga puluh program studi, yang sebagian besar berhubungan dengan teknik elektro dan mesin.

“Kami juga telah bermitra dengan puluhan industri skala nasional dan internasional seperti Schneider, Siemens, Bosch, dan beberapa lainnya. KSPEU menjadi salahsatu pusat laboratorium penting dalam pengembangan energi listrik dan terbarukan di Rusia,” kata Edvard.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia Berlian Helmy, yang ikut mendampigi delegasi Aceh menyampaikan terimakasih kepada Wali Nanggroe yang telah berinisiatif dalam membangun kerjasama dengan Federasi Rusia.

“Kami merasa terhormat dengan sambutan resmi yang dilakukan oleh pihak KSPEU dan Wakil Pemerintahan Republik Tatarstan pada acara ini. Kita harapkan tahun depan akan semakin banyak mahasiswa yang kuliah di Kazan,” kata Barlian.

Sebelumnya, kedatangan Delegasi Aceh yang dipimpin Wali Nanggroe, disambut langsung oleh Rektor KSPEU Edvard Abdullazyanov dan Jajaran, didahului dengan seremoni penyambutan tarian khas Tatarstan, dilanjutkan dengan penghormatan kepada rakyat Tatarstan yang ikut dalam revolusi pembentukan Negara Uni Soviet.

Di akhir kegiatan, Wali Nanggroe mengalungkan cinderamata berupa Kerawan Gayo kepada Edvard Abdullazyanov.[]

Previous Post

Lagi, Seorang Jemaah Kloter 10 Aceh Meninggal di Tanah Suci

Next Post

Abu Razak Lepas Atlet KONI Aceh Training Camp ke Rusia

Next Post
Abu Razak Lepas Atlet KONI Aceh Training Camp ke Rusia

Abu Razak Lepas Atlet KONI Aceh Training Camp ke Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tantawi Desak Pemerintah Aceh Prioritaskan Penanganan Pascabencana dan Keselamatan Warga

Tantawi Desak Pemerintah Aceh Prioritaskan Penanganan Pascabencana dan Keselamatan Warga

21/05/2026
Ketua Komisi IV DPRA Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA

Ketua Komisi IV DPRA Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA

21/05/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Tantangan Bahasa Gayo di Era Globalisasi

LPPM IAIN Takengon Bahas Tantangan Bahasa Gayo di Era Globalisasi

21/05/2026
Australia National University Berikan Donasi kepada Mahasiswa Berbakat USK

Australia National University Berikan Donasi kepada Mahasiswa Berbakat USK

21/05/2026
Calon Jemaah Haji Aceh Ditempatkan di Wilayah Jarwal

Nyan, 18 Calon Haji di Aceh Batal Terbang ke Tanah Suci

21/05/2026

Terpopuler

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

Ohku, Huntara Proyek PT HK Rusak Akibat Angin Kencang di Pidie Jaya

20/05/2026

Disdikbud dan Lapas IIB Blangpidie Jalin Kerjasama Wujudkan Program PKBM

Disdikbud Abdya Laksanakan FLS2N Tingkat Kabupaten, Gusvizarni Minta Hasilnya Harus Transparan

MTs Al Zahrah Bireuen Juara Umum ASAC 2026 se-Aceh

BGN Aceh Bidik Hasil Laut Pidie Jaya untuk Pasok SPPG

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com