Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Penyandang Disabilitas di Aceh Dapat Pelatihan Kerja

redaksi by redaksi
31/07/2024
in Nanggroe
0
Penyandang Disabilitas di Aceh Dapat Pelatihan Kerja

Jakarta – Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) melatih penyandang disabilitas untuk menjadi pramusaji. Kegiatan digelar di Ivory Coffee, Banda Aceh pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2024, dibuka oleh Kepala Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Rahmad Faisal.

“Kegiatan hari ini sangat luar biasa karena kita ada perbedaan sedikit. Kita melatih bagi teman-teman tuli,” kata dia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, 30 Juli 2024.

Menurut Rahmad, para penyandang disabilitas memerlukan perhatian dari semua pihak. Hal itu sesuai amanat undang-undang yang menyatakan bahwa mereka juga berhak mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang layak.

Sama halnya seperti warga negara lainnya, penyandang disabilitas diharapkan dapat bekerja untuk menghidupi diri dan keluarganya. Untuk itu, mereka harus memiliki kemampuan yang sama, sesuai dengan kebutuhan di perusahaan-perusahaan.

“Dan, kita sendiri sangat mengapresiasi Amanah yang mempunyai ide untuk teman-teman tuli ini biar mereka nanti ke depannya bisa lebih survive untuk kehidupannya. Jadi, mereka bisa bekerja dan memiliki keahlian di bidang tersebut,” tutur Rahmad.

Lebih dari 20 peserta mengikuti pelatihan pada hari pertama yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Mereka mendapatkan pengetahuan mengenai standar operasional prosedur (SOP) dalam hal pelayanan di kafe atau restoran.

Penyampaian materi dari para mentor ahli dibantu dengan penerjemah bahasa isyarat, sehingga mudah ditangkap para peserta. Program talent class kali ini dinilai membantu pemerintah mengurangi pengangguran.

Bagi BPVP Banda Aceh, kata Rahmad, kegiatan itu menambah realisasi disabilitas yang mengikuti pelatihan kerja dengan target dua persen dari total peserta tahun ini. Rahmad mengeklaim target tersebut berhasil dilampaui berkat bantuan Amanah.

“Saya belum pernah menemukan teman-teman tuli yang menjadi waitres. Ini bisa menjadi suatu hal yang baik dan silakan para pengusaha kafe dan restoran bisa memberdayakan teman-teman yang sudah mendapatkan pelatihan ini,” ungkap dia.

Keberadaan teman tuli di bidang pelayanan ke depan bahkan dipandang sebagai potensi yang bisa digali oleh para pengusaha. Menurut dia, karyawan disabilitas bisa menjadi keunikan tersendiri bagi tempat yang mempekerjakannya.

Selain itu, semakin sering terjadi interaksi antara masyarakat luas dengan teman tuli, semakin baik bagi keduanya untuk bersosialisasi. Sehingga, mereka tidak canggung untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi, sebenarnya tidak ada perbedaan di antara kita. Tapi, bagaimana sekarang mereka itu harus mempunyai keberanian dan harus pede (percaya diri) berinteraksi langsung, mungkin di tempat umum. Tidak lagi merasa malu atau kekurangan,” kata Rahmad.

Sumber: medcom.id

Previous Post

Remaja di Aceh Utara Disodomi Teman saat Tunggu Durian Jatuh

Next Post

Aceh Besar Ikutkan BKM Fasilitasi Pengelolaan Mental Spiritual

Next Post
Aceh Besar Ikutkan BKM Fasilitasi Pengelolaan Mental Spiritual

Aceh Besar Ikutkan BKM Fasilitasi Pengelolaan Mental Spiritual

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

22/10/2026
Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

22/10/2026
Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

22/10/2026
Wabup Raja Sayang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

Wabup Raja Sayang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

22/10/2026
Lewat Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi Daerah

Lewat Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi Daerah

22/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

PWPM Aceh Akan Laksanakan Rapimwil dan BAM 23 Oktober, Zul Hafiyan Ajak Semua PDPM Ikut Serta Menyukseskan

1,04 Kg Sabu dan 15 Perkara Inkracht: Potret Keras Peredaran Narkotika di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com