Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

4 Jurnalis Palestina Dinominasikan Terima Nobel Perdamaian 2024

redaksi by redaksi
24/08/2024
in Internasional
0
4 Jurnalis Palestina Dinominasikan Terima Nobel Perdamaian 2024

Jurnalis Palestina Motaz Azaiza masuk nominasi penerima penghargaan Nobel Perdamaian 2024. Foto: Tangkapan Layar Akun Instagram @motaz_azaiza

Jakarta – Fotografer Palestina, Motaz Azaiza, dinominasikan untuk menerima penghargaan Nobel Perdamaian 2024, atas kontribusinya mewartakan kekejaman yang dialami rakyat Palestina di Gaza.

“Saya telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian 2024, atas kontribusi untuk memberikan pandangan kepada dunia tentang kekejaman di Gaza,” tulis Azaiza dalam cuitannya di X.

Dalam cuitan tersebut, dia juga menyuarakan agar perdamaian segera tercipta di tanah Palestina.

“Doakan saya beruntung dan saya berharap saudara-saudara saya mendapatkan perdamaian sekarang,” ujarnya.

Dilansir CNN, Motaz Azaiza merupakan seorang fotografer Palestina yang mempertaruhkan nyawanya selama 108 hari di Gaza, untuk menceritakan agresi brutal Israel kepada dunia.

Dia dipuji oleh banyak orang di seluruh dunia sebagai “mata dan telinga” di Gaza, karena menangkap gambaran mentah tentang kengerian agresi tersebut.

Beberapa kali dalam sehari, Azaiza menyaksikan langsung bagaimana warga sipil menggali korban yang berlumuran darah dari reruntuhan bangunan, dengan tangan kosong.

Selain Motaz Azaiza, tiga warga negara Palestina lainnya juga dinominasikan untuk menerima penghargaan tersebut. Mereka di antaranya Wael Al-Dahdouh, Hind Khoudary, dan Bisan Owda.

Wael Al-Dahdouh adalah jurnalis Palestina dan kepala biro media asal Qatar, Al Jazeera, di Gaza City. Dia disebut sebagai “wajah liputan Al Jazeera Arabic” tentang agresi Israel di Gaza.

Pada Desember 2023 lalu, dia terluka akibat serangan drone Israel. Dalam serangan itu, seorang juru kamera Al Jazeera Arabic, Samer Abudaqa, tewas terbunuh.

Selama kebrutalan Israel di Gaza, Dahdouh telah kehilangan istrinya Amnda, putranya Mahmoud, putrinya Sham, dan cucunya bernama Adam akibat serangan di kamp pengungsi Nuseirat.

Awal Januari lalu, putra tertuanya Hamza yang juga seorang jurnalis Al Jazeera, tewas oleh serangan rudal Israel di Khan Younis, Gaza selatan.

Peraih Nobel lainnya, Hind Khouadry adalah seorang jurnalis Palestina dari Gaza, yang juga memperoleh pengakuan luas atas karyawanya mendokumentasikan kehidupan di bawah pengepungan dan perang di Gaza.

Selama agresi, Khoudary terus menyoroti kehidupan dan kesengsaraan warga Palestina di Gaza akibat genosida Israel.

Sementara itu Bisan Owda, yang juga masuk nominasi peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2024, adalah sineas Palestina berusia 24 tahun.

Berbekal kamera dan semangatnya, penggambaran Owda tentang kehidupan di Gaza juga menarik perhatian internasional.

Bisan Owda, yang juga dipanggil “Hakawatia (Sang Pendongeng), dikenal karena narasi sejarahnya untuk melukiskan gambaran suram dan pahitnya kehidupan di bawah pemboman Israel di Gaza.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

BI Sebut Pengguna Layanan QRIS di Aceh Terus Tumbuh Jadi 598 Ribu

Next Post

Respons Pertemuan Anies-PDIP, Ridwan Kamil Tak Takut Kalah Saing

Next Post
Respons Pertemuan Anies-PDIP, Ridwan Kamil Tak Takut Kalah Saing

Respons Pertemuan Anies-PDIP, Ridwan Kamil Tak Takut Kalah Saing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

28/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Lhokseumawe

28/03/2026
Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com