Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Jembatan Retak dan Nyaris Roboh di Desa Asantola, Pj. Bupati Perintahkan Penanganan Darurat

redaksi by redaksi
24/08/2024
in Lintas Barat Selatan
1
Pj Gubernur Baru Harus Evaluasi Tim Baru untuk Pengajuan P-APBA 2024 ke DPR Aceh

Singkil — Kecemasan melanda masyarakat di Desa Asantola Kecamatan Pulau Banyak Barat setelah jembatan penghubung utama ke tiga sekolah nyaris ambruk. Jembatan yang menjadi akses vital bagi ratusan siswa, guru, dan warga ini mengalami kerusakan parah dan diperkirakan dapat roboh kapan saja.

Jembatan yang terletak di desa kepulauan ini telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sejak beberapa bulan lalu. Namun, kondisi terbaru lebih mengkhawatirkan, dengan beberapa bagian jembatan yang sudah mulai retak dan besi lantainya mulai patah.

“Kami sangat khawatir karena jembatan ini nyaris roboh. Sedangkan jembatan ini adalah jalan yang sering dilalui anak-anak untuk pergi ke sekolah,” ujar Ketua Pemuda Desa Asantola, Mufdar, S. Pd dengan nada cemas, Jum’at, 23/8/2024.

Situasi semakin genting ketika kondisi jembatan sudah mulai merunduk dan besi penyangga jembatan terlihat banyak patah.

Pantauan Atjehwatch.com, perahu nelayan beserta keluarganya yang melintas tampak sangat waspada saat melintas. Bahkan beberapa anak yang di atas perahu terlihat takut akan bahaya yang mengintai.

“Ini sifatnya emergensi, selain akses anak-anak sekolah jembatan ini juga akses utama yang dilalui para Nelayan di Desa Asantola,” ungkap Mufdar, S. Pd, Jum’at, 23/8/2024.

Menanggapi situasi ini, Pj. Bupati Aceh Singkil, Azmi, memberikan respons akan melakukan tindakan darurat sembari menunggu penanganan di tahun depan.

“Terima kasih infonya, segera kami teruskan ke dinas teknis PUPR, dan sudah saya perintahkan Kepala Dinas PUPR untuk menangani secara darurat sembari menunggu penanganan lebih lanjut pada tahun 2025,” kata Pj. Bupati Aceh Singkil, Azmi memberi konfirmasi, Jum’at, 23/8/2024.

Tanggapan ini memberikan harapan kepada masyarakat bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi jembatan yang mengkhawatirkan ini.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa masyarakat berharap ada tindakan cepat dari Pemerintah Daerah Aceh Singkil dan dinas untuk mengevaluasi kondisi jembatan, agar tidak menelan korban jiwa. “Ini masalah serius yang menyangkut keselamatan anak-anak sekolah dan masyarakat. Kami berharap tindakan serius dari pihak terkait,” tegas Ketua Pemuda Desa Asantola, Mufdar, S. Pd.

“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa, baru ada respon,” pungkas Mufdar, S. Pd.

Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Asantola dan anak-anak sekolah sangat waspada saat melintasi jembatan tersebut.

Untuk diketahui bahwa jembatan yang nyaris roboh tersebut diperkirakan usianya hampir 20 tahun tanpa ada perbaikan. Dan selama ini menjadi akses ke 3 sekolah yakni SD Negeri Asantola, SMP Negeri 1 Pulau Banyak Barat dan SMA Negeri 1 Pulau Banyak Barat.
Reporter: Ahmad Azis

Previous Post

PAS Aceh Utara Tolak Dukung Tusop Sebagai Cawagub di Pilkada Aceh

Next Post

Pj Gubernur Baru Harus Evaluasi Tim Baru untuk Pengajuan P-APBA 2024 ke DPR Aceh

Next Post
Pj Gubernur Baru Harus Evaluasi Tim Baru untuk Pengajuan P-APBA 2024 ke DPR Aceh

Pj Gubernur Baru Harus Evaluasi Tim Baru untuk Pengajuan P-APBA 2024 ke DPR Aceh

Comments 1

  1. S&Q says:
    2 tahun ago

    Pembangunan nya juga perlu perlakuan khusus dari ahli, tidak hanya punya modal tapi juga mengerti tentang ilmu struktur.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

15/08/2026
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

15/08/2026
HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

15/08/2026
Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

15/08/2026
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

15/08/2026

Terpopuler

Pj Gubernur Baru Harus Evaluasi Tim Baru untuk Pengajuan P-APBA 2024 ke DPR Aceh

Jembatan Retak dan Nyaris Roboh di Desa Asantola, Pj. Bupati Perintahkan Penanganan Darurat

24/08/2024

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com