Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 169 Sarjana, Dekan Tekankan Pentingnya Ketangguhan Hadapi Keragaman

Atjeh Watch by Atjeh Watch
01/09/2024
in Kampus
0
FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 169 Sarjana, Dekan Tekankan Pentingnya Ketangguhan Hadapi Keragaman

Banda Aceh – Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh meluluskan sebanyak 169 sarjana dalam Yudisium Gelombang III Tahun Akademik 2023/2024. Acara yudisium tersebut digelar di Auditorium Prof Ali Hasjmy kampus tersebut, Sabtu (31/8/2024).

Dekan FAH UIN Ar-Raniry, Syarifuddin, MAg PhD dalam sambutannya menegaskan pentingnya ketangguhan bagi para sarjana dalam menghadapi keragaman yang akan mereka temui, baik di lingkungan kampus maupun dunia kerja.

“Kampus dan dunia kerja adalah lingkungan sosial yang sangat heterogen, di mana kita berinteraksi dengan berbagai macam latar belakang sosial, budaya, dan akademik. Para sarjana harus mampu menghadapi perbedaan ini dengan mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan, kebhinekaan, serta Islam yang moderat dan inklusif,” ujar Syarifuddin.

Syarifuddin juga mengingatkan bahwa kesuksesan tidak bisa diraih secara instan. “Segala sesuatu memerlukan proses. Bahkan untuk membuat mie instan pun, kita harus menunggu beberapa menit. Seperti yang dikatakan oleh seorang bijak, ‘Kamu tidak bisa mengubah masa depanmu. Tapi kamu bisa mengubah kebiasaanmu. Dan kebiasaanmu akan mengubah masa depanmu,'” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Syarifuddin juga mendorong para lulusan untuk terus keluar dari zona nyaman dan berani menghadapi tantangan baru. “Untuk mencapai impian, kita harus berani melawan ego dan keluar dari zona aman,” tambahnya.

Syarifuddin kemudian menutup sambutannya dengan menyoroti tiga karakter penting yang harus dimiliki seorang sarjana di dunia kerja, yaitu kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi, integritas yang konsisten, serta sikap rendah hati.

Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan FAH UIN Ar-Raniry, Nazaruddin MLIS PhD, melaporkan bahwa dari 169 lulusan tersebut, 58 di antaranya adalah laki-laki dan 111 perempuan.

Kemudian, sebanyak 38 orang berhasil meraih predikat Cum Laude, 47 lulusan dengan predikat Pujian, 82 lulusan dengan predikat Sangat Baik, dan 2 orang dengan predikat Baik.

Nazaruddin juga menyebutkan bahwa dengan penambahan 37 lulusan dari Program Studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), 56 lulusan dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), dan 76 lulusan dari Program Studi Ilmu Perpustakaan, total alumni FAH UIN Ar-Raniry saat ini telah mencapai 3.528 orang.

Selain prosesi yudisium, acara tersebut juga diisi dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Prof Dr Phil Abdul Manan, MSc MA dosen Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam, dengan tema “Generasi Muda dan Tantangan Kebudayaan di Era Society 5.0”.

Dalam orasinya, Prof Manan menekankan bahwa generasi muda memiliki peran kunci dalam menghadapi perubahan di era Society 5.0, di mana teknologi digital menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, teknologi dapat memberikan manfaat besar jika digunakan secara bijak, tetapi harus disertai dengan iman dan etika yang kuat.

“Budaya adalah sektor yang paling rentan terhadap dampak dari Era Society 5.0. Tanpa strategi yang tepat, budaya lokal kita bisa semakin tergerus,” ujar Prof Manan.

Guru Besar Ilmu Antropologi ini juga menekankan pentingnya melestarikan budaya lokal di tengah arus globalisasi dan menyoroti peran teknologi dalam upaya pelestarian budaya. “Di Aceh, banyak tradisi dan ritual yang dapat didigitalisasikan sebagai langkah preservasi kebudayaan,” katanya.

Prof Manan juga mengajak para lulusan untuk bangga menggunakan bahasa daerah sebagai identitas budaya. “Bahasa adalah identitas kita. Jangan pernah malu atau minder menggunakan bahasa daerah, karena itu adalah warna kebudayaan yang harus kita hormati dan banggakan,” pungkas peneliti BRIN ini.

Pada kesempatan yang sama, penghargaan diberikan kepada tiga lulusan terbaik dari masing-masing program studi, yaitu Budi Irman dari Program Studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dengan IPK 3,83, Nurhafidhah dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dengan IPK 3,82, dan Fefi Mulia Utami dari Program Studi Ilmu Perpustakaan dengan IPK 3,63, semuanya dengan predikat Cum Laude.

Selain itu, Sukses Abadi Waruhu, mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan yang juga Raja Baca Aceh Wakil II tahun 2019 dan Duta Wisata Aceh Tengah Wakil II tahun 2019, menyampaikan kesan dan pesannya mewakili para peserta yudisium. [ ]

Previous Post

Aceh Rebut Dua Medali Emas, Satu Perak dari Paramotor

Next Post

Buka Kelas Bahasa Mandarin, BKPMB Yakin Lulusan Mampu Bersaing Secara Global

Next Post
Buka Kelas Bahasa Mandarin, BKPMB Yakin Lulusan Mampu Bersaing Secara Global

Buka Kelas Bahasa Mandarin, BKPMB Yakin Lulusan Mampu Bersaing Secara Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

18/04/2026
Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

18/04/2026
Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

18/04/2026
Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

18/04/2026
PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

18/04/2026

Terpopuler

FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 169 Sarjana, Dekan Tekankan Pentingnya Ketangguhan Hadapi Keragaman

FAH UIN Ar-Raniry Luluskan 169 Sarjana, Dekan Tekankan Pentingnya Ketangguhan Hadapi Keragaman

01/09/2024

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com