SIGLI – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) complain atas kebijakan pihak Pertamina melakukan barcode saat isi minyak pertalite pengguna kendaraan masyarakat Aceh. Sementara untuk kontingen PON dari luar Aceh ternyata tidak diberlakukan barcode.
“Ini suatu penghinaan terhadap Aceh,”ujar salah satu Anggota DPR Aceh Anwar Husen kepada Atjehwatch.com, Rabu 4 September 2024
Dikatakan Anwar Husen, seharusnya Pertamina tidak tembang pilih, kalau tidak diberlakukan barcode keseluruhan penggunaan kendaraan seharusnya tidak diberlakukan Barcode saat pengisian pertalite di SPBU.
“Saya komplain pihak Pertamina Aceh terhadap pemberlakuan barcode saat PON berlangsung di Aceh. Kita berharap kepada PJ Gubernur agar menegur Pertamina untuk pemberlakuan barcode ditiadakan selama PON berlangsung dan setelah PON kalau bisa,” kata Teungku Wan Keulibeut, sapaan akrab Anwar Husen.
“Meutacah tat talo idong ureung Aceh menye munan peukateun. Padahai Aceh punya kekhususan dan ke istimewaan,” ujar Teungku Wan dengan nada kesal.[Mul]








