Aceh Selatan – Calon Bupati Aceh Selatan Darmansah menanggapi dingin terkait pernyataan juru bicara (Jubir) pasangan Amran-Akmal (AMAL) T.Sukandi terkait penyampaian Visi dan Misi Pasangan IDAMAN yang disampaikan di Gedung DPRK Aceh Selatan Rabu 24 September 2024.Pasalnya, pasangan IDAMAN berhasil menarik perhatian undangan yang hadir karena visi dan misi yang disampaikan sangat lengkap dan konkrit menjawab kondisi Aceh Selatan saat ini.
Darmansah melalui Juru Bicara (Jubir) Pasangan IDAMAN Tengku Nazir Ali (TNA) mengatakan, bagaimanapun polanya, program santunan kematian sangat menyentuh dan membantu masyarakat. Begitupun terkait dengan rencana pasangan IDAMAN menaikkan jumlah santunan kematian 10 juta/ jiwa dan bekerjasama dengan pihak asuransi itu adalah upaya dari pasangan IDAMAN untuk meningkatkan sistem dan pelayanan dari program tersebut.
“Nanti di debat kandidat akan kita jelas kan dan kita kupas se detil detilnya serta kita persilahkan Jubir AMAL T.Sukandi untuk bertanya tentang visi dan misi pasangan IDAMAN ” kata Tengku Nazir Ali kepada Krusial, Kamis 26 September 2024
Lebih lanjut TNA menjelaskan, saat ini pasangan IDAMAN fokus kepada turun ke lapangan untuk mendengar dan menampung aspirasi masyarakat Aceh Selatan yang sudah rindu dengan perubahan dan perbaikan. Buktinya, setiap pertemuan yang dilakukan oleh pasangan IDAMAN selalu ramai dihadiri oleh masyarakat.
” Rakyat Aceh Selatan sudah rindu dengan perubahan dan harapan mereka ada pada pasangan IDAMAN” lanjut TNA.
TNA mengajak para pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan untuk sama sama menjaga dan tidak saling jelek menjelekkan antara satu calon dengan calon lainnya. Sebab, sebagai manusia tentu kita punya kelebihan dan kelemahan masing -masing.
” Mari kita wujudkan Pilkada Damai Di Kabupaten Aceh Selatan, sehingga melahirkan pemimpin yang mampu membawa Aceh Selatan menuju perubahan dan kemajuan ” tutup TNA.*











itu berita yg sangat bagus dan membangun
berita yang sangat bagus dan informatif bukan kayak berita t. sukandi yg mempropokasi masyarakat
program nya menarik perhatian tapi rasio nya bgmn apa mungkin direalisasikan masalahnya tunjangan sertifikasi guru aja pencairan nya megap megap
Apakah yakin bisa diimplementasikan?
Apakah selama menjabat sebagai penjabat bupati aceh barat daya sudah dilaksanakan?
lebih baik bertanya kepada masyarakat acrh barat daya selama kepemimpinan bepiau membawa perubahan ke arah perbaikan atau sebaliknya?
menurut informasi, aceh selatan mengeluarkan santunan kematian hingga 6 m / tahun yg bersumber dari APBK, jelas dapat mempengaruhi terpenuhinya TC bagi PNS. kalaupun yg direncanakan pasangan idaman tanpa menggunakan APBK sepenuhnya untuk santunan kematian hingga 10 jt / jiwa jelas tdk mungkin terpaku pada APBK, seperti yg diketahui program santunan pemerintah daerah bekerjasama dengan perusahaan asuransi syari’ah yang iurannya cukup Rp.10 rb/ jiwa dikalikan dengan jumlah penduduk aceh selatan hanya antara 250-270 rb jiwa atau berkisar antara 3 m / tahun. jelas masih hemat 3 m / tahun kalau dibandingkan dengan program amal hingga 6 m / tahun. contohnya asuransi jasa raharja memberikan santunan hingga 50 jt/jiwa dengan iuran antara 35-50 rb / tahun. mungkin secara logika ini yg bisa saya pahami, tp bisa jadi benar
Boleh pak visi misinya, tapi jangan terlalu berlebihan, takut nanti ngak kesampaian atau terealisasi
yang banyak visi misi dibilangin takut nggak kesampaian, yg kurang visi misi dibilang nggak punya program, kita semua tahu SKPK itu banyak, tentu semua visi misi dapat dilakukan melalui SKPK. bisa jadi 2-4 misi dapat terwakili dari 1 SKPK, nah berapa SKPK di asel?
yang logis itu lebih baik membantu dana talangan untuk pelaksanaan fardu kifayah, bekerja sama dengan asuransi?
ada klausul2 perjanjian dengan pihak asuransi, lebih dari 60 gak ditanggung, jika pribadi ikut asuransi jiwa usia rentan, harus periksa kesehatan lagi.