Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Coba Utak-Atik Pengelolaan Pemerintah Aceh, Muda Seudang Tegur Pj Gubernur

redaksi by redaksi
04/01/2025
in Nanggroe
0
Coba Utak-Atik Pengelolaan Pemerintah Aceh, Muda Seudang Tegur Pj Gubernur

Banda Aceh – Juru Bicara Muda Seudang Muhammad Chalis SIP menegur Pj Gubernur Aceh Dr. Safrizal yang dianggap bermain-main dengan posisi jabatan strategis yang ada di Aceh.

“Itu hak definitif Gubernur terpilih Panglima Muzakir Manaf pasca pelantikan ke depan,” tegas Chalis, Sabtu 4 Januari 2025 di Banda Aceh.

Teguran itu dalam aspek tata kelola pemerintahan, karena menurut isu yang berkembang saat ini, ada tiga jabatan strategis di Aceh yang akan diutak-atik oleh Dr. Safrizal.

“Ini keliru! Dia (Pj Gubernur) tidak punya hak sama sekali. Ketiga jabatan itu adalah posisi Kepala BPMA, Direktur Umum Bank Aceh Syariah, dan Sekretaris Daerah Aceh,” tambah Chalis.

Seperti diketahui, terkait BPMA Mualem memang sudah berhasil menunda posisi Kepala BPMA untuk satu tahun ke depan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahdalia, terhitung mulai 24 November 2024 kemarin.

Hal tersebut dianggap langkah strategis Mualem selaku orang nomor satu di Aceh nantinya.

Namun, belakang publik dikejutkan kembali, bahwa akan ada upaya mendefinitifkan posisi Fadhil Ilyas sebagai Direktur Bank Aceh ke depan.

“Ini tentu langkah keliru PJ Gubernur Aceh sekarang. Penjabat Gubernur Aceh Dr. Safrizal keliru masalah ini, dia harus menuggu Mualem dilantik, karena perbankan itu milik rakyat Aceh bukan milik penjabat. Penjabat hanya berfungsi sebagai pengisi kekosongan kepala daerah, bahkan posisi beliau akan segera habis dalam satu bulan dan itu beretika,” jelas Chalis.

Posisi lain adalah mendefinitifkan Sekretaris Daerah Aceh (Sekda Aceh).

“Jelas ini keliru besar, dia tidak berhak mengusulkan pejabat definitif karena masa jabatan Dr. Safrizal segera berakhir dalam waktu sebulan ke depan. Ini tidak beradab dan tidak beretika sama sekali. Di bawah tiga bulan saja tidak boleh kan, apalagi terhitung sisa satu bulan,” kata Chalis menerangkan.

“Muda Seudang akan bersikap keras mengenai persoalan ini,” tambah Chalis mewanti-wanti.

Semestinya tambah Chalis, Pj Gubernur Aceh Dr. Safrizal harus meninggalkan legacy yang bagus untuk Aceh. Masyarakat Aceh tentunya ingin mengenang Pj Gubernur sebagai sosok putra Aceh yang berkontribusi bagi rakyat Aceh selama menjabat.

Chalis menyarankan agar PJ Gubernur segera merasionalisasikan otoritas APBA 2025 dengan visi misi Mualem-Dek Fadh sebagai kepala daerah terpilih.

“Ini yang lebih penting dan memungkinkan sehingga pemerintahan definitif akan bekerja secara maksimal,” ujar Chalis, yang merupakan alumni Universitas Malikussaleh Lhokseumawe.

Chalis menekankan agar PJ Gubernur Aceh saat ini untuk tetap fokus pada tugas dan tanggungjawab diamanahkan sewaktu pelantikan, yaitu menyukseskan PON XXI Tahun 2024 dan Pilkada Aceh 2024.

“Sebelumnya Pj Gubernur telah membanggakan masyarakat Aceh dengan mengawal kesuksesan pelaksanaan PON dan Pilkada, jangan sampai nama baik itu tercoreng karena bisikan-bisikan untuk mengutak-atik tatakelola Pemerintah Aceh yang pada bulan Februari nanti akan segera memiliki Gubernur-Wakil Gubernur secara resmi, pilihan masyarakat Aceh,” tegas Chalis.[]

Previous Post

Didampingi Dr. Safaruddin, Keumalahayati Abdya Salurkan Bantuan Korban Tanah Longsor di Ladang Neubok

Next Post

Akademi USK : Pelantikan Kepala Daerah di Aceh Bisa Saja Dilaksanakan Mulai 7 Februari 2025

Next Post
Akademi USK : Pelantikan Kepala Daerah di Aceh Bisa Saja Dilaksanakan Mulai 7 Februari 2025

Akademi USK : Pelantikan Kepala Daerah di Aceh Bisa Saja Dilaksanakan Mulai 7 Februari 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Banda Aceh Serbu Lokasi Wisata di Pesisir Aceh Besar

Warga Banda Aceh Serbu Lokasi Wisata di Pesisir Aceh Besar

24/03/2026
Ohku, Lima Unit Huntara Dry Port Ketipis Bener Meriah Rusak

Ohku, Lima Unit Huntara Dry Port Ketipis Bener Meriah Rusak

24/03/2026
Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

24/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Sejumlah Wilayah Aceh

24/03/2026
Polres Aceh Selatan Patroli Cegah Aksi Kejahatan

Polres Aceh Barat Siapkan Pos Istirahat di Kuala Bubon

24/03/2026

Terpopuler

Coba Utak-Atik Pengelolaan Pemerintah Aceh, Muda Seudang Tegur Pj Gubernur

Coba Utak-Atik Pengelolaan Pemerintah Aceh, Muda Seudang Tegur Pj Gubernur

04/01/2025

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Arus Balik di Tol Padang Tiji-Banda Aceh Alami Lonjakan Drastis

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com