Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

BKSDA Tangani Gajah Sakit di Aceh Timur

redaksi by redaksi
24/01/2025
in Lintas Timur
0
BKSDA Tangani Gajah Sakit di Aceh Timur

Tim medis mengobati gajah sakit di Desa Seuneubok Bayu, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (23/1/2025) ANTARA/HO-Dok Warga

Banda Aceh – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menurunkan tim menangani gajah sumatra (Elephas maximus sumatrensis) yang ditemukan sakit di kebun warga di Desa Seuneubok Bayu, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh Kamaruzzaman di Banda Aceh, Kamis, mengatakan gajah tersebut diperkirakan berusia lima hingga enam tahun setengah. Gajah tersebut berjenis kelamin betina.

“Gajah tersebut ditemukan sakit di kebun warga di Desa Seuneubok Bayu, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur. Tim sudah ke lokasi menangani gajah sumatra tersebut,” kata Kamaruzzaman menyebutkan.

Dari pemeriksaan awal, kata dia, gajah tersebut kesulitan makan. Setelah diobati dan diberikan vitamin, kini kondisi gajah tersebut membaik dan sudah digiring ke kawasan hutan agar dapat bertemu dengan kawanannya.

“Tim terus memantau kondisi gajah tersebut guna memastikan kondisi benar-benar pulih dan dapat bergabung kembali dengan kawanannya setelah digiring ke kawasan hutan,” katanya.

Sebelumnya, Camat Indra Makmu Irwansyah mengatakan gajah tersebut ditemukan dalam kondisi sakit di kebun pepaya warga di Desa Seuneubok Bayu pada Rabu (22/1) sekira pukul 09.00 WIB.

“Saat itu, gajah tersebut terlihat kurus dan sulit berjalan. Gajah tersebut juga terpisah dari kawanannya. Selanjutnya, kami melaporkan kepada pimpinan untuk diteruskan ke BKSDA guna penanganan segera,” kata Irwansyah.

Tidak lama berselang, kata dia, tim medis BKSDA bersama Forum Konservasi Leuser datang dan mengobati gajah tersebut. Setelah kondisinya membaik, gajah tersebut digiring kembali ke kawasan hutan.

“Gajah tersebut sakit di bagian mulut. Setelah diobati, kini kondisinya membaik. Sekarang, responsnya lebih cepat dibandingkan saat ditemukan di kebun pepaya. Tim BKSDA terus memantau kondisi gajah tersebut,” kata Irwansyah.

Gajah sumatra merupakan satwa liar dilindungi. Merujuk pada daftar dari The IUCN Red List of Threatened Species, gajah sumatra hanya ditemukan di Pulau Sumatra berstatus spesies yang terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa, serta tidak menangkap, melukai, membunuh.

Selain itu juga tidak menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati serta tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian.

Semua perbuatan negatif terhadap satwa liar dilindungi tersebut yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sumber: antara

Previous Post

Kanwil Pajak Aceh Kukuhkan 137 Relawan dari Delapan Perguruan Tinggi

Next Post

Rian Syaf Dikukuhkan sebagai Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif

Next Post
Rian Syaf Dikukuhkan sebagai Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif

Rian Syaf Dikukuhkan sebagai Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

01/08/2026
Jari Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dinilai Tegas Berantas Jaringan Narkoba Internasional ‎

Jari Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dinilai Tegas Berantas Jaringan Narkoba Internasional ‎

01/08/2026
Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

01/08/2026
Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke RI, Pilot Malaysia Terancam Hukuman Mati

Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke RI, Pilot Malaysia Terancam Hukuman Mati

01/08/2026
Perang dengan Iran Tak Kunjung Usai, Trump Mulai Frustrasi

Perang dengan Iran Tak Kunjung Usai, Trump Mulai Frustrasi

01/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com