Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

redaksi by redaksi
15/06/2026
in Lintas Timur
0
Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

MEUREUDU — Di tengah pesta ulang tahun ke-19 Kabupaten Pidie Jaya, satu kursi kosong justru menjadi pusat perhatian di malam puncak, Minggu(14/6). Kursi Wakil Bupati Hasan Basri tak terisi.

Bagi publik, ini bukan sekadar absensi pejabat. Ini adalah simbol yang membuka kembali pertanyaan besar tentang hubungan Bupati Sibral Malasyi dan Wakil Bupati Hasan Basri yang sejak beberapa bulan terakhir diterpa isu disharmoni.

Ketidakhadiran itu menjadi semakin sulit dianggap biasa karena Hasan Basri bukan hanya Wakil Bupati, tetapi juga Ketua Umum Panitia HUT Pidie Jaya.

Ia absen dalam sidang paripurna, gala dinner, hingga malam puncak perayaan yang menjadi wajah pemerintahan daerah di hadapan masyarakat.

Padahal konflik keduanya pernah menjadi perhatian hingga harus dimediasi Pemerintah Aceh.

Surat permintaan pelimpahan kewenangan yang dilayangkan Wakil Bupati kepada Bupati beberapa waktu lalu telah membuka tabir persoalan yang selama ini hanya menjadi pembicaraan di kalangan birokrasi.

Mediasi memang terlaksana, namun fakta di lapangan menunjukkan hubungan keduanya belum sepenuhnya pulih.

Dalam politik, ketidakhadiran sering kali lebih bermakna daripada kehadiran. Sebab seorang pejabat dapat memilih diam, tetapi tindakannya tetap dibaca sebagai pesan.

Terlebih ketika ketidakhadiran itu terjadi berulang kali dalam agenda-agenda resmi pemerintahan.

Yang dipertaruhkan bukan semata hubungan personal antara dua pemimpin Daerah, yang menjadi taruhan adalah soliditas pemerintahan.

Ketika Bupati dan Wakil Bupati tidak berada dalam satu irama, birokrasi berpotensi terbelah, koordinasi melemah, dan agenda pembangunan kehilangan efektivitas.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari kedua pihak. Namun selama ruang itu tetap kosong, publik akan terus mengisinya dengan pertanyaan dan spekulasi.

Pada akhirnya, kursi kosong di malam HUT Pidie Jaya bukan sekadar kursi yang tidak diduduki. Ia telah berubah menjadi simbol paling nyata dari tanda tanya besar yang masih menggantung di pucuk kekuasaan Kabupaten Pidie Jaya.[Mul]

Previous Post

KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

Next Post

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

Next Post
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

15/06/2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

15/06/2026
Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026
KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

15/06/2026
Ancaman Terhadap Amien Rais, PW Muhammadiyah Aceh: Bukan Zamannya Lagi Premanisme Mengatur Hukum

Hilirisasi Darat Blok Andaman: Dr. Nasrul Zaman Desak Optimalisasi KEK Arun Demi Efisiensi Bisnis yang Berkeadilan

15/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com