Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kakanwil Kemenag Buka Marssal ke 11 di MTSN 1 Banda Aceh

redaksi by redaksi
03/02/2025
in Nanggroe
0
Kakanwil Kemenag Buka Marssal ke 11 di MTSN 1 Banda Aceh

BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi membuka resmi even tahunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Banda Aceh, Senin, 3 Februari 2025.

Saat membuka giat tahunan terbesar, Madrasah For Religion, Science, Sport, Art & Language (Marssal) XI di MTsN Model ini, Kakanwil sampaikan apresiasi pada dewan guru, pelaksana, siswa, serta komite dan mitra kerja kependidikan.

“Penghargaan dan apresiasi kami sampaikan kepada para guru, panitia, dan siswa MTsN atas sukses dan meriahnya even madrasah ini,” sapa Kakanwil di depan undangan, hadirin, dan peserta.

Bahwa Marssal 11 kali ini lebih keren, ucap Azhari, karena ada peserta dari 10 provinsi, selain tuan rumah (Aceh).

Pelaksanaan Marssal XI akan dilaksanakan hingga Kamis, 6 Februari 2025, dengan tema “The Majestic Empire Of Aceh” yang berarti mengulang kejayaan Aceh.

Bersama Komite MTsN 1, hadir antara lain Kabid Penmad Kanwil Dr H Zulkifli SAg MPd (mantan kepala setempat), Kakankemenag Banda Aceh H Salman SPd MAg, MPD Banda Aceh Drs H Salman Ishak MPd. Hadir juga wali murid dan pihak Koramil dan Polsek Kuta Alam.

Dalam sambutannya, Kakanwil juga antara lain mengajak jajaran, pihak madrasah guru dan siswa dan komite, agar terus bersemangat dalam program Lima Belas Menit (Limit) Bersama Alquran sebelum jam pertama pelajaran.

Dalam upaya meningkatkan mutu Literasi Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Kanwil Kemenag Aceh terus mendorong pelaksanaan program Limit mengaji sebelum jam pertama pelajaran di madrasah.

“Ini juga bagian dari program Gerakan Tuntas Baca Tulis (Getba) Alquran di Aceh bersama mitra di pemda dan sekolah,” ujarnya.

Bahkan, sambung Kakanwil, di sebagian kabupaten/kota telah keluarkan Peraturan Bupati/Perbup (seperti di Gayo Lues) untuk jalan efektifnya Limit dan Getba Alquran ini.

Bahwa hasil survei Literasi BTQ yang dilakukan di 34 provinsi, Aceh memang di atas rata-rata nasional untuk indeks baca Alquran, tapi belum untuk indeks menulisnya.

Atau untuk literasi baca, kita di atas rata-rata nasional, tapi penulisannya di bawah rerata nasional. Ini perlu pengembangan lagi.

“Masih tinggi provinsi lain dibandingkan kita Aceh, untuk indeks baca tulis Alquran ini,” kutip Kakanwil dari survei yang dilakukan oleh UI dan mitranya Bimas Islam Kemenag RI.

Survei tahun lalu oleh komponen dosen UI ini, dilakukan untuk tiap provinsi. Dan di setiap provinsi ada empat kabupaten/kota yang dijadikan sampling.

Ajak Kakanwil lagi, kolaborasi peningkatan literasi baca tulis Alquran, ini tanggung jawab bersama. Limit bersama Alquran harus digelorakan. Kita perlu meningkatkan upaya dan kolaborasi ini.

Dalam laporannya, Kepala MTsN 1 Dr Hj Ummiyani SAg MPd sampaikan bahwa pergelaran empat hari ini, merupakan ajang untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas dan prestasi yang ditujukan bagi siswa tingkat MI/SD dan MTs/SMP se Aceh.

Ummiyani mengatakan, kegiatan Marssal XI mendapat antusias yang tinggi di kalangan pelajar Aceh. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah peserta yang mendaftar mencapai 1.659 peserta.

Bahkan ada peserta dari luar Provinsi Aceh yang mendaftar seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi dan Kalimantan, para utusan dari luar provinsi tersebut mendaftar di cabang lomba karya tulis ilmiah (KTI).

“Pada Marssal ke 11, madrasah kami sudah menyiapkan 44 golden tiket bagi para peserta yang berhasil meraih juara, mereka para juara akan mendapatkan golden ticket untuk masuk ke MTsN 1 Model Banda Aceh tanpa tes,” ujar Ummiyani, yang akrab raih kepala madrasah berprestasi.

Ajang bergengsi tersebut memperlombakan banyak cabang, mulai bidang akademik hingga non akademik.

Ketua panitia Isriani SAg menyampaikan peserta yang sudah mendaftar Marssal XI tahun 2025 sampai dengan hari terakhir pendaftaran berjumlah 1.659 pesertapeserta untuk 27 cabang.

Khusus cabang lomba karya tulis ilmiah diperlombakan tingkat nasional banyak peserta yang sudah mendaftar dari luar provinsi Aceh.

Para peserta tersebut sudah mengikuti technical meeting yang telah dilaksanakan pada 30-31 Januari 2025 di beberapa lokasi terpisah.

Untuk cabang lomba karya tulis ilmiah technical meeting telah dilaksakan via zoom juga.

Adapun cabang yang diperlombakan sebanyak 19 cabang untuk tingkat SD/MI dan 8 Cabang Tingkat MTs/SMP.

Tingkat SD/MI tersebut yaitu 19 Cabang Lomba; yaitu Lomba Cerdas Cermat, Counting Contest, Story Telling, Rebana, Tenis meja, Bulu tangkis, Spelling bee, Pidato Bhs Inggris, Pidato Bhs Indonesia, Pidato Bhs Arab, Pidato Bhs Aceh, Exspo Sains Eksperimen, Rangking 1, Melukis, Olimpiade Matematika, Olimpiade Sains, MTQ (Pa/Pi), Tahfidzul Qur’an (Pa/Pi) dan Kaligrafi.

Tingkat MTs/SMP 8 Cabang Lomba; Olimpiade Matematika, Olimpiade IPA, Olimpiade IPS, Olimpiade Bahasa Inggris, Vocal Solo, Ratoh Jaroe, Volly Ball dan karya tulis ilmiah tingkat nasional.[]

Previous Post

MAN 1 Banda Aceh Kembali Raih Juara Umum Aceh Science Olympiad 2025

Next Post

Tiga Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas pada Lomba POSI 2025

Next Post
Tiga Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas pada Lomba POSI 2025

Tiga Siswa SMAN 3 Banda Aceh Raih Medali Emas pada Lomba POSI 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

28/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Lhokseumawe

28/03/2026
Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com