Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ini Alasan Aceh Sering Dilanda Gempa

redaksi by redaksi
04/02/2025
in Nanggroe
0
BMKG: Gempa Aceh Besar Dipicu Aktivitas Sesar Besar Sumatera

Ilustrasi - Gempa bumi yang tercatat oleh seismometer. ANTARA/Shutterstock/pri

Jakarta – Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia bahkan dunia yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gempa bumi. Hal ini disebabkan oleh faktor geologis yang kompleks, di mana Aceh berada pada pertemuan lempeng tektonik aktif yang menyebabkan aktivitas seismik yang tinggi.

Sejarah mencatat bahwa Aceh telah beberapa kali mengalami gempa besar, salah satunya adalah gempa dan tsunami dahsyat pada tahun 2004 yang menelan ratusan ribu korban jiwa.

Faktor geologis penyebab gempa di Aceh

Secara geologis, Aceh terletak di antara dua lempeng tektonik utama, yaitu Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia. Pergerakan kedua lempeng ini menyebabkan interaksi yang kuat di wilayah tersebut, yang dapat memicu gempa bumi. Ada dua sumber utama gempa bumi di Aceh, yaitu:

1. Zona subduksi di lepas Pantai Barat Aceh

Zona ini terjadi ketika Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Proses ini menciptakan zona megathrust yang membentang dari Aceh hingga ke selatan Jawa.

Zona ini merupakan sumber utama gempa bumi besar, seperti yang terjadi pada tahun 2004. Gempa megathrust ini berpotensi menyebabkan tsunami karena pergeseran dasar laut yang tiba-tiba.

2. Segmen patahan di daratan

Selain zona subduksi, Aceh juga memiliki sistem patahan aktif di daratan yang dikenal sebagai Patahan Sumatra atau “The Great Sumatran Fault”.

Patahan ini memanjang dari Teluk Semangko di Lampung hingga Banda Aceh. Pergeseran pada patahan ini dapat menyebabkan gempa bumi tektonik yang juga berpotensi merusak.

Dampak dan kerawanan Aceh terhadap gempa dan tsunami

Aceh tidak hanya rawan terhadap gempa bumi, tetapi juga memiliki risiko tinggi terhadap tsunami. Gempa bumi yang terjadi di dasar laut berpotensi memicu gelombang tsunami yang dapat menghantam wilayah pesisir.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko Aceh terhadap gempa dan tsunami antara lain:

1. Kedekatan dengan sumber gempa

Banyak permukiman dan kota besar di Aceh yang berada dekat dengan garis pantai, sehingga lebih rentan terhadap dampak tsunami akibat gempa megathrust.

2. Topografi wilayah

Beberapa wilayah di Aceh memiliki ketinggian yang rendah, sehingga lebih mudah terdampak gelombang tsunami.

3. Kepadatan penduduk di pesisir

Banyak masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir dengan tingkat kepadatan tinggi, yang dapat meningkatkan risiko korban jiwa jika terjadi tsunami.

Upaya mitigasi dan kesiagaan

Mengingat potensi gempa bumi yang tinggi, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menjadi sangat penting. Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana. Beberapa langkah mitigasi yang perlu dilakukan meliputi:

1. Peningkatan kesadaran dan edukasi

Masyarakat perlu memahami potensi gempa bumi dan tsunami serta cara-cara penyelamatan diri. Simulasi evakuasi harus dilakukan secara berkala untuk menghindari kepanikan saat bencana terjadi.

2. Pembangunan infrastruktur tahan gempa

Bangunan dan fasilitas umum harus dirancang agar mampu menahan guncangan gempa bumi, termasuk menyesuaikan standar konstruksi bangunan dengan peraturan tahan gempa.

3. Pembangunan sistem peringatan dini

Sistem peringatan dini tsunami yang efektif dapat membantu mengurangi jumlah korban jiwa dengan memberikan waktu bagi masyarakat untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.

4. Pengelolaan tata ruang

Wilayah pesisir yang berisiko tinggi terhadap tsunami harus dikelola dengan baik, termasuk menetapkan zona aman dan zona larangan untuk pemukiman padat penduduk.

5. Penanaman vegetasi pelindung

Hutan mangrove dan sabuk hijau di sepanjang pesisir dapat membantu meredam dampak tsunami dan mengurangi kerusakan yang ditimbulkan.

Sumber: antara

Previous Post

Korban TPPO Asal Aceh Disambut Haji Uma di Bandara Kuala Namu

Next Post

Anggota DPRK Aceh Besar Abdus Sabur Serahkan Bantuan Kursi Roda

Next Post
Anggota DPRK Aceh Besar Abdus Sabur Serahkan Bantuan Kursi Roda

Anggota DPRK Aceh Besar Abdus Sabur Serahkan Bantuan Kursi Roda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Roni Guswandi Buka Turnamen SSB Driber, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Usia Dini

Roni Guswandi Buka Turnamen SSB Driber, Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Usia Dini

11/05/2026
IAIN Takengon: Menyongsong Era Digitalisasi Pendidikan Tinggi

IAIN Takengon: Menyongsong Era Digitalisasi Pendidikan Tinggi

11/05/2026
Rumah sakit Gayo medical center (GMC)  Telah berlaku BPJS

Rumah sakit Gayo medical center (GMC) Telah berlaku BPJS

11/05/2026
Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

11/05/2026
Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com