Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Aceh 2024 Catat 4,66 Persen

redaksi by redaksi
06/02/2025
in Ekonomi
0
Pemerintah Aceh Diminta Bentuk Lembaga Ekraf untuk Petakan Potensi Lokal

Ilustrasi- Warga mengikuti pelatihan ekonomi kreatif membuat kerajinan dan souvenir khas Aceh di gampong Lambhuk, Banda Aceh, Aceh, Rabu (29/11/2023). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh pada tahun 2024 sebesar 4,66 persen.

“Secara kumulatif, penjumlahan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) tahun 2024 dari triwulan I hingga IV, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menunjukkan pertumbuhan ekonomi Aceh sebesar 4,66 persen,” kata Kepala BPS Aceh Ahmadriswan Nasution di Banda Aceh, Rabu.

Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Aceh pada 2024 lebih tinggi dibandingkan pencapaian dalam kurun empat tahun sebelumnya.

Pada 2023, ekonomi Aceh hanya tumbuh 4,23 persen, sedangkan pada 2022 dan 2021 masing-masing tercatat sebesar 4,21 persen dan 2,81 persen.

Ia menjelaskan perekonomian Aceh yang diukur berdasarkan nominal PDRB mencapai Rp40,85 triliun atas dasar harga konstan (ADHK) dan Rp65,36 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB).

“Pada triwulan IV 2024, jika dibandingkan dengan triwulan III 2024 (q-to-q), PDRB Aceh mengalami peningkatan sebesar 6,11 persen,” katanya.

Kemudian, kata dia, jika dibandingkan dengan triwulan IV tahun sebelumnya (year-on-year/yoy), ekonomi Aceh juga tumbuh 4,15 persen.

Kata dia, perekonomian Aceh masih didominasi oleh sektor pertanian sebesar 30,97 persen, diikuti oleh sektor perdagangan sebesar 14,99 persen, dan sektor administrasi pemerintahan sebesar 9,08 persen.

Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha, meskipun perubahannya tahun ini tidak terlalu signifikan.

Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah jasa keuangan sebesar 22,04 persen, transportasi dan pergudangan sebesar 16,79 persen, serta pertambangan dan penggalian sebesar 11,16 persen.

Jika dilihat menurut pengeluaran, lanjut dia, struktur PDRB Aceh menurut pengeluaran tahun 2024 juga tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

Perekonomian Aceh masih didominasi oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 63,81 persen, diikuti oleh komponen PK-RT sebesar 53,53 persen.

Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah jasa keuangan sebesar 22,04 persen, transportasi dan pergudangan sebesar 16,79 persen, serta pertambangan dan penggalian sebesar 11,16 persen.

Jika dilihat menurut pengeluaran, lanjut dia, struktur PDRB Aceh menurut pengeluaran tahun 2024 juga tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

Perekonomian Aceh masih didominasi oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 63,81 persen, diikuti oleh komponen PK-RT sebesar 53,53 persen.

“Pertumbuhan ekonomi didukung oleh semua komponen pengeluaran,” katanya.

Pertumbuhan terbesar terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (PK-LNPRT) sebesar 16,13 persen, diikuti oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PKP) sebesar 10,44 persen, serta komponen ekspor barang dan jasa sebesar 6,40 persen.

Ia juga menjelaskan bahwa Sumatra Utara dan Riau mendominasi struktur perekonomian di Pulau Sumatera pada tahun 2024 dengan memberikan kontribusi masing-masing sebesar 23,55 persen dan 22,84 persen terhadap PDRB Sumatera.

Sementara itu, Aceh memberikan kontribusi sebesar 4,99 persen terhadap PDRB Sumatera pada tahun 2024.

“Laju pertumbuhan ekonomi Sumatera pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 mencapai 4,45 persen,” katanya.

Berdasarkan wilayah regional Sumatera, semua wilayah mengalami pertumbuhan positif. Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Selatan merupakan provinsi dengan pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 5,03 persen.

“Pertumbuhan ekonomi didukung oleh semua komponen pengeluaran,” katanya.

Pertumbuhan terbesar terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (PK-LNPRT) sebesar 16,13 persen, diikuti oleh komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PKP) sebesar 10,44 persen, serta komponen ekspor barang dan jasa sebesar 6,40 persen.

Ia juga menjelaskan bahwa Sumatra Utara dan Riau mendominasi struktur perekonomian di Pulau Sumatera pada tahun 2024 dengan memberikan kontribusi masing-masing sebesar 23,55 persen dan 22,84 persen terhadap PDRB Sumatera.

Sementara itu, Aceh memberikan kontribusi sebesar 4,99 persen terhadap PDRB Sumatera pada tahun 2024.

“Laju pertumbuhan ekonomi Sumatera pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 mencapai 4,45 persen,” katanya.

Berdasarkan wilayah regional Sumatera, semua wilayah mengalami pertumbuhan positif. Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Selatan merupakan provinsi dengan pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 5,03 persen.

Sumber: antara

Previous Post

Geger Tatib Baru DPR Bisa Rekomendasi Copot Ketua KPK hingga TNI/Polri

Next Post

Ketua DPRK Aceh Besar Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Kemajuan Daerah

Next Post
Ketua DPRK Aceh Besar Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Kemajuan Daerah

Ketua DPRK Aceh Besar Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Kemajuan Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

31/07/2026
Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

31/07/2026
Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

31/07/2026
Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy Al Zahrah: Menanamkan Panca Jiwa dan Mempersiapkan Mental Society 5.0

Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy Al Zahrah: Menanamkan Panca Jiwa dan Mempersiapkan Mental Society 5.0

31/07/2026
Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

31/07/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi Aceh 2024 Catat 4,66 Persen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com