Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Prodi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry Terima Mahasiswa Baru, Libatkan Banyak Pihak dalam Penyusunan Kurikulum

Atjeh Watch by Atjeh Watch
09/02/2025
in Kampus
0
Prodi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry Terima Mahasiswa Baru, Libatkan Banyak Pihak dalam Penyusunan Kurikulum

Banda Aceh – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) gelombang II untuk program Magister (S2) dan Doktor (S3) pada Sabtu (8/2/2025).

Salah satu program studi yang paling diminati adalah Program Doktor (S3) Studi Islam yang baru dibuka tahun ini. Prodi ini resmi mendapat izin penyelenggaraan berdasarkan SK Menteri Agama RI Nomor 1314 Tahun 2024, yang diterbitkan pada 10 Desember 2024.

Pada PMB gelombang II ini jumlah pendaftar mencapai 17 orang, berasal dari berbagai latar belakang seperti akademisi, birokrat, pengajar Ma’had Aly, serta dosen dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Aceh.

Ketua Prodi S3 Studi Islam, Prof Dr Syamsul Rijal MAg mengatakan bahwa tingginya minat ini menunjukkan kebutuhan akan pendidikan Islam yang lebih integratif dan multidisipliner. “Banyak pendaftar yang ingin mendalami studi Islam dengan pendekatan yang lebih modern dan berorientasi global,” ujarnya.

Matangkan Kurikulum, Libatkan Berbagai Pihak

Sementara itu, Sekretaris Prodi S3 Studi Islam Dr Zubaidah MEd mengatakan bahwa sehari sebelum pembukaan PMB, Pascasarjana UIN Ar-Raniry menggelar rapat review kurikulum untuk Prodi S3 Studi Islam.

Rapat ini menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Rektor UIN Ar-Raniry, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Kantor Kemenag Aceh, serta perwakilan Mahkamah Syariah dan Dinas Pendidikan Dayah Aceh serta Ketua MPU dan para pimpinan Ma’had Aly..

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam penyusunan kurikulum agar relevan dengan kebutuhan akademik dan masyarakat. “Kehadiran Prodi S3 Studi Islam ini harus mampu menjadi solusi bagi berbagai persoalan keagamaan dan sosial yang ada di masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Sri Mulyani menyebut bahwa masukan dari para stakeholder sangat penting untuk memastikan kurikulum yang disusun dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

“Kami ingin lulusan prodi ini tidak hanya memiliki pemahaman akademik yang kuat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, beberapa usulan muncul, di antaranya pembukaan konsentrasi Islamic Leadership dengan cakupan riset yang lebih luas, serta penguatan kajian Tasawuf wa Tariqat dan mata kuliah berbasis Turats.

Perwakilan Mahkamah Syariah Aceh juga mengapresiasi kehadiran prodi ini, mengingat selama ini banyak birokrat yang harus melanjutkan studi Islam ke luar Aceh.

Dengan tingginya animo pendaftar dan dukungan berbagai pihak, Prodi S3 Studi Islam UIN Ar-Raniry diharapkan mampu menjadi pusat kajian Islam yang adaptif dan berorientasi internasional. [ ]

Previous Post

UBBG, PW ISNU Aceh, dan Yayasan Tabihita Gelar Pengabdian di Aceh Besar

Next Post

Usung Semangat Silaturrahmi, FKKPI Aceh Gelar Rapat Kerja

Next Post
Usung Semangat Silaturrahmi, FKKPI Aceh Gelar Rapat Kerja

Usung Semangat Silaturrahmi, FKKPI Aceh Gelar Rapat Kerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

Pelukis Salaudin Serahkan Lukisan ” “Gerakan Langit Biru” di Aceh Pada Rian Syaf

31/07/2026
Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

31/07/2026
Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

Tim Kajian Wali Nanggroe Rumuskan Rekomendasi Penguatan MoU Helsinki, Fokus Dana Otsus dan Kewenangan Daerah

31/07/2026
Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy Al Zahrah: Menanamkan Panca Jiwa dan Mempersiapkan Mental Society 5.0

Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy Al Zahrah: Menanamkan Panca Jiwa dan Mempersiapkan Mental Society 5.0

31/07/2026
Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

31/07/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

Mantan Jaksa Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com