Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Illiza Apresiasi Non-Muslim Tidak Berjualan di Siang Hari Selama Ramadhan

redaksi by redaksi
29/03/2025
in Nanggroe
0
Kebakaran di Aceh Barat meluas Jadi 2,5 Hektare

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat mengunjungi Pasar Keberagaman, lokasi warga dari berbagai suku dan etnis berjualan sayur dan sembako, di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (29/3/2025). (ANTARA/Nurul Hasanah)

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengapresiasi para pedagang non-Muslim di Pasar Peunayong yang menaati aturan untuk tidak berjualan di siang hari selama Ramadhan.

Pernyataan itu disampaikan Illiza, di Banda Aceh, setelah mengunjungi pedagang etnis Tionghoa di Pasar Keberagaman, Peunayong. Ia mengapresiasi para pedagang yang menutup dagangan sebelum pukul 10.00 WIB.

“Alhamdulillah saya tadi melihat bagaimana kondisi mereka dari Etnis Tionghoa yang non-Muslim berjualan. Alhamdulillah mereka sangat disiplin, tepat waktu pukul 10.00 WIB, bahkan ada yang sebelum jam 10.00 WIB sudah tutup,” katanya.

Sebelumnya pada (24/2), Forkopimda Banda Aceh mengeluarkan seruan bersama guna mengatur tata laksana ibadah selama bulan puasa Ramadhan 1446 Hijriah.

Dalam seruan bersama tersebut, Forkopimda Banda Aceh melarang pedagang berjualan sejak imsak hingga pukul 16.00 WIB. Namun, bagi warga non-Muslim, diizinkan buka hanya sampai pukul 10.00 WIB.

Illiza menjelaskan bahwa seruan bersama itu bukan bentuk intoleransi, melainkan bagian dari menjaga ketertiban selama Ramadhan. Menurutnya, seruan tersebut tetap menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.

“Jadi kalau ada yang bilang di Banda Aceh intoleran, ya kita justru sangat toleran dari dulu juga. Banda Aceh dari dulu terkenal kota yang sangat toleran, yang menjadi persoalan kan kalau yang Muslim ini justru mengakses pasar-pasar yang terbuka seperti ini. Jadi itu membuat mereka tidak nyaman,” katanya.

Dalam kesempatan ini, dia mengucapkan terima kasih kepada para pedagang yang mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Forkopimda Banda Aceh. Meskipun, masih ditemukan beberapa pedagang yang tidak menaati aturan dan telah tindak oleh Satpol PP/WH Banda Aceh.

“Saya sangat apresiasi kepada mereka berjualan selama ini yang mengikuti aturan. Walaupun ada yang memang tidak mengikuti aturan, sehingga Satpol PP merazia dan kemudian mengambil, tapi setelah itu langsung dikembalikan,” katanya.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa penegakan aturan ini bertujuan untuk menciptakan kebersamaan dan menjaga suasana Ramadhan di Kota Banda Aceh tetap tertib dan kondusif.

“Jadi yang kita atur ini adalah untuk kebersamaan kita. Maka yang tidak patuh ya harus ditindak. Tapi, tindakan juga tidak boleh merugikan para pedagang kita,” katanya.

Sumber: antara

Previous Post

Kebakaran di Aceh Barat meluas Jadi 2,5 Hektare

Next Post

Krak, Ribuan warga di Nagan Raya Sudah Rayakan Idul Fitri

Next Post
Kebakaran di Aceh Barat meluas Jadi 2,5 Hektare

Krak, Ribuan warga di Nagan Raya Sudah Rayakan Idul Fitri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026
Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

30/07/2026
Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

30/07/2026
KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

30/07/2026
Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

30/07/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com