Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Laskar Prabowo 08 Aceh Minta Mendagri Jangan Abai Sejarah

redaksi by redaksi
16/06/2025
in Lintas Timur
0
Laskar Prabowo 08 Aceh Minta Mendagri Jangan Abai Sejarah

SIGLI – Laskar Prabowo 08 Aceh meminta Mendagri jangan abai pada sejarah. Empat Pulau Itu Milik Aceh, Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang merupakan bagian dari sejarah, budaya dan fakta masa lalu Aceh.

Hal itu dikatakan Rauna Mahfud ketua Laskar Prabowo 08 Aceh Kepada Atjehwatch.com, Senin 16 Juni 2025.

Dikatakan Rauna Mahfud, Polemik penetapan kepemilikan empat pulau di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara kembali mencuat setelah terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025.

Keputusan yang ditandatangani Mendagri Tito Karnavian pada 25 April 2025 itu menetapkan Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek sebagai bagian dari wilayah administrasi Sumatera Utara.

Keputusan ini menuai gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat Aceh. Salah satu datang dari Rauna Mahfud, Ketua Laskar Prabowo 08 Aceh.

Dalam pernyataan tegasnya, Rauna menyayangkan keputusan tersebut yang dinilai mengabaikan sejarah, budaya, dan fakta administratif masa lalu.

“Warga Aceh, termasuk para tokoh nasional, akademisi, dan pemangku kebijakan, sudah menyuarakan keberatan secara terbuka. Bahkan bukti-bukti historis dan budaya sudah dikemukakan. Tapi tampaknya Mendagri memilih untuk menutup telinga. Lagi-lagi Mendagri seperti tuli, Pak,” kata Rauna Mahfud.

Rauna menilai seharusnya Mendagri sudah melaporkan dan membahas masalah ini secara langsung dengan Presiden agar tidak berkembang menjadi isu yang lebih besar. Ia menyebut bahwa pendekatan sepihak dari pemerintah pusat hanya akan menambah luka lama dalam relasi antara Aceh dan Jakarta.

Namun, Rauna tetap memberikan apresiasi kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto yang dinilai telah menunjukkan sikap bijaksana dengan mengambil alih perhatian terhadap persoalan ini.

“Saya melihat Pak Prabowo punya niat tulus. Dalam pidatonya, beliau pernah meminta maaf kepada rakyat Aceh karena merasa belum memberikan kontribusi nyata, dan berjanji akan memberikan hadiah untuk Aceh. Mungkin inilah momentum itu. Kembalikan empat pulau tersebut ke pangkuan Aceh,” tegasnya.

Lebih jauh, Rauna juga membantah isu liar yang berkembang bahwa polemik ini akan memunculkan kembali wacana separatisme atau dikaitkan dengan pernyataan Gubernur soal GAM. Menurutnya, hal itu sangat tidak berdasar.

“Itu tudingan yang tidak berdasar. Gubernur Aceh sekarang berasal dari partai lokal yang berafiliasi dengan Gerindra. Bahkan beliau pernah menjadi penasehat Partai Gerindra dan Wakil Gubernurnya adalah Ketua DPD Gerindra Aceh. Jadi tidak ada ruang untuk narasi destruktif seperti itu,” tegas Rauna.

Rauna juga menekankan bahwa perjuangan ini bukan tentang keinginan memisahkan diri dari NKRI, melainkan soal menuntut hak Aceh berdasarkan konstitusi dan perjanjian yang berlaku.

“Aceh punya otonomi khusus berdasarkan perjanjian Helsinki. Tapi jangan dilupakan bahwa batas wilayah Aceh harus tetap merujuk pada UU Nomor 24 Tahun 1956. Di sana sudah jelas batas administratif Aceh, termasuk wilayah-wilayah kepulauan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, bila keputusan Mendagri tetap dibiarkan, maka ini akan menjadi preseden buruk dalam hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, serta memperuncing ketidakpercayaan publik terhadap keadilan pemerintahan pusat terhadap daerah.

Menutup pernyataannya, Rauna berharap Prabowo mampu memenuhi harapan rakyat Aceh sebagai wujud dari janji politik dan moralnya.

“Saya yakin, Prabowo tahu betapa pentingnya menjaga marwah rakyat Aceh. Empat pulau itu bukan hanya soal wilayah, tetapi juga soal identitas, sejarah, dan martabat yang memang milik masyarakat Aceh sejak awal,” kata Rauna Mahfud S.sos, ketua Laskar Prabowo 08 Aceh.[Mul]

Previous Post

Istana Klarifikasi Spekulasi Soal Empat Pulau Sengketa Aceh-Sumut

Next Post

Mualem Kembalikan Panglima Do Sebagai Ketua DPW PA Abdya, Tarzani Sekretaris

Next Post
Mualem Kembalikan Panglima Do Sebagai Ketua DPW PA Abdya, Tarzani Sekretaris

Mualem Kembalikan Panglima Do Sebagai Ketua DPW PA Abdya, Tarzani Sekretaris

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Huntara di Desa Lubuk Sidup Ditargetkan Siap Ditempati 10 Hari Lagi

Huntara di Desa Lubuk Sidup Ditargetkan Siap Ditempati 10 Hari Lagi

07/04/2026
Krak, Bupati Aceh Barat Copot Sementara 7 Keuchik

Krak, Bupati Aceh Barat Copot Sementara 7 Keuchik

07/04/2026
Proses Harmonisasi Perbup Selesai, Gaji Keuchik di Aceh Besar Segera Normal

Proses Harmonisasi Perbup Selesai, Gaji Keuchik di Aceh Besar Segera Normal

07/04/2026
Trump Disebut Masih Belum Setuju 45 Hari Gencatan Senjata dengan Iran

Trump Disebut Masih Belum Setuju 45 Hari Gencatan Senjata dengan Iran

07/04/2026
Diultimatum Trump, Iran Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

Diultimatum Trump, Iran Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

07/04/2026

Terpopuler

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

27/11/2023

Putra Abdya Luncurkan Buku ‘Manusia yang Tak Sekedar Hidup’

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Akademisi USK Nilai Pemangkasan Jumlah Penerima JKA Bentuk Lemahnya Kinerja DPR Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com