Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Repnas Aceh: Blang Padang Bukan Sekadar Simbol, Ini Amanah Sejarah dan Wakaf Umat

redaksi by redaksi
28/06/2025
in Nanggroe
0
Repnas Aceh: Blang Padang Bukan Sekadar Simbol, Ini Amanah Sejarah dan Wakaf Umat

BANDA ACEH – Ketua Relawan Pengusaha Nasional (Repnas) Aceh, Mahfudz Y Loethan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Aceh dalam memperjuangkan pengembalian status Lapangan Blang Padang sebagai tanah wakaf Masjid Raya Baiturrahman. Menurut Mahfudz, polemik ini bukan sekadar soal aset tanah, melainkan menyangkut amanah sejarah dan jejak wakaf yang harus dihormati negara.

“Blang Padang bukan sekadar simbol kota atau ruang terbuka. Ini adalah bagian dari sejarah panjang Aceh dan amanah wakaf dari Sultan Aceh untuk kemaslahatan umat. Sudah saatnya negara mengambil keputusan yang benar dan adil dalam perkara ini,” tegas Mahfudz dalam keterangannya, Jumat (27/6/2025).

Sebagai Ketua Repnas Aceh—relawan pendukung Prabowo-Gibran—sekaligus Wakil Ketua Komite Tetap (Wakomtap) Perencanaan Pembangunan Wilayah Kadin Indonesia, Mahfudz menilai pengembalian status tanah Blang Padang bukan hanya penting dari sisi hukum, tetapi juga dari perspektif sosial dan kultural masyarakat Aceh.

“Ini soal penghargaan negara terhadap warisan sejarah rakyat Aceh. Kita bicara soal wakaf, soal jejak Sultan, dan soal hak masyarakat untuk mendapatkan kembali apa yang menjadi hak kolektif umat,” ujarnya.

Mahfudz menambahkan, dirinya bersama jajaran Repnas Aceh dan jaringan di Kadin Indonesia akan ikut terlibat aktif dalam upaya diplomasi politik untuk mempercepat proses pengembalian status tanah tersebut.

“Kami tidak hanya menonton dari jauh. Saya bersama kawan-kawan Repnas dan Kadin akan ikut berdiplomasi, melakukan komunikasi dengan berbagai pihak di Jakarta. Termasuk dengan mitra-mitra kami di pemerintahan pusat. Kita akan bantu mengawal aspirasi Pemerintah Aceh agar proses ini berjalan sesuai harapan rakyat,” tambah Mahfudz.

Mahfudz juga menyampaikan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto akan memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini, mengingat hubungan emosional dan historis yang kuat antara Aceh dan kepemimpinan nasional.

“Kami percaya Pak Presiden paham konteks sejarah dan keistimewaan Aceh. Ini bukan soal sengketa administratif biasa. Ini soal bagaimana negara menunjukkan sikap adil dan kecintaan terhadap rakyat bumi rencong ini,” pungkas Mahfudz.

Previous Post

Partai Aceh Apresiasi Langkah Bupati Dr. Safaruddin Bawa Pulang Sejumlah Traktor 4WD

Next Post

Wali Nanggroe Aceh Kunjungi Keraton Yogyakarta, Bahas Pelestarian Budaya dan Status Keistimewaan

Next Post
Wali Nanggroe Aceh Kunjungi Keraton Yogyakarta, Bahas Pelestarian Budaya dan Status Keistimewaan

Wali Nanggroe Aceh Kunjungi Keraton Yogyakarta, Bahas Pelestarian Budaya dan Status Keistimewaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

04/04/2026
Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

04/04/2026
RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

04/04/2026
Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com