LHOKSEUMAWE – Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage SIP, menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Desa Calok Giri, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Minggu 29 Juni 2025. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seratusan warga serta sejumlah tokoh Aceh Utara.
Azhari Cage, dalam sambutannya, mengatakan salah satu hal yang paling disyukuri oleh warga Aceh saat ini proses damai yang berjalan dengan baik usai penandatanganan MoU di Helsinki.
“Damai ini merupakan modal utama bagi kita meraih kekhususan sebagaimana yang disepakati dalam MoU Helsinki,” ujar Azhari Cage.
Azhari Cage, dalam pertemuan ini, mengatakan bahwa Aceh perlu penguatan agar mampu mengejar ketertinggalan dari daerah lain di Indonesia.
Dua hal yang membuat Aceh terpuruk di masa lalu, adalah factor konflik yang berkepanjangan dan tsunami.
“Oleh karena itu penting bagi kita mendepankan persatuan dan kesatuan agar mampu bersaing dengan daerah lain. Agar mampu mengejar ketertinggalan,” ujar Azhari Cage.
Hal ini, katanya, baru bisa diraih apabila kerukunan dan keadilan tetap terjaga. Salah satunya dengan saling menghargai antara satu dan lainnya.
Sosialisasi tersebut dinilai penting dalam menegakan keadilan dan kekompakan semua pihak di Aceh. 4 Pilar Kebangsaan sendiri yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
“Itu mengapa kita perlu menjaga 4 pilar kebangsaan. Bagi Aceh itu juga salah satu cara untuk merawat perdamaian dan memacu pembangunan,” ujar dia.
Menurut Azhari Cage, saat ini kondisi bangsa Indonesia saat sedang memerlukan penguatan bersama agar mampu membangun.
“Kita harus saling menguatkan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga di isi dengan tanya jawab antara peserta dengan Azhari Cage serta ditutup dengan doa bersama.









