Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

UIN Ar-Raniry Bahas Jejak Peradaban Islam di Pahang dan Hubungannya dengan Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
18/07/2025
in Kampus
0
UIN Ar-Raniry Bahas Jejak Peradaban Islam di Pahang dan Hubungannya dengan Aceh

Banda Aceh – Program Studi Doktor Studi Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali menggelar webinar internasional bertajuk “Kajian Islam: Tamadun di Pahang dan Hubungannya dengan Aceh”, Kamis (17/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari seri kelima Webinar Berseri yang rutin diselenggarakan oleh program studi tersebut.

Webinar menghadirkan Dr Farid Mat Zin pakar sejarah dari Pusat Kajian Bahasa Arab dan Tamadun Islam Fakultas Pengajian Islam Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) sebagai narasumber utama.

Ketua Prodi Doktor Studi Islam Prof Dr Syamsul Rijal Mag dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema ini relevan dengan berbagai literatur klasik (turats) yang menyebutkan adanya hubungan strategis antara Aceh dan Pahang, terutama sejak abad ke-16.

“Ini merupakan bagian dari upaya kami membangun diskursus ilmiah yang tidak hanya membahas aspek keislaman secara tekstual, tetapi juga secara kontekstual, terutama dalam lanskap sejarah dunia Melayu,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Dr Farid menyoroti keterhubungan erat antara Kesultanan Aceh Darussalam dan Kesultanan Pahang dalam aspek sejarah, budaya, pendidikan, dan keagamaan. Ia menekankan peran strategis Selat Malaka sebagai jalur penting penyebaran peradaban Islam di kawasan tersebut.

“Jalur ini tidak hanya menjadi lalu lintas perdagangan, tetapi juga pertukaran naskah keagamaan, gagasan, serta jaringan ulama,” kata Farid.
Ia juga mengulas hubungan diplomatik dan kekerabatan antara kedua kerajaan, salah satunya terlihat dari pernikahan politik antara Sultan Aceh Iskandar Muda dan Puteri Kamaliah dari Pahang.

Lebih lanjut, Dr Farid menambahkan bahwa banyak warisan peradaban seperti manuskrip fikih, tasawuf, sejarah, hingga arsitektur masjid dan adat istiadat di kedua wilayah menunjukkan kemiripan signifikan. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti kuat adanya jaringan tamadun Islam Melayu yang saling memengaruhi.

“Sejarah perkembangan Islam di Pahang tidak bisa dilepaskan dari pengaruh besar Aceh, khususnya dalam pembentukan ulama lokal dan sistem hukum Islam seperti Kanun Pahang,” ujarnya.

Webinar dipandu oleh Muslimah mahasiswa Program Doktor Studi Islam UIN Ar-Raniry dan diikuti oleh peserta dari berbagai institusi di Indonesia dan Malaysia.

Rangkaian Webinar Berseri ini akan dilanjutkan pada Kamis, 24 Juli 2025 dengan menghadirkan Prof R Siti Zuhro MA PhD peneliti senior di Pusat Penelitian Politik LIPI dan Peneliti Utama Politik BRIN. Ia akan membahas terkait tema “Islam, Politik, dan Keindonesiaan”. []

Previous Post

Lagi, Sahara Bagikan Sembako ‘Jumat Berkah’ ke Fakir Miskin

Next Post

Fraksi DPRK Banda Aceh Sampaikan Pandangan Terkait Raqan RPJM

Next Post
Fraksi DPRK Banda Aceh Sampaikan Pandangan Terkait Raqan RPJM

Fraksi DPRK Banda Aceh Sampaikan Pandangan Terkait Raqan RPJM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tuanku Muhammad Minta Pemko Bertindak Cepat, Taman Meuraxa Tak Boleh Jadi Korban Pencurian Berulang

Tuanku Muhammad Minta Pemko Bertindak Cepat, Taman Meuraxa Tak Boleh Jadi Korban Pencurian Berulang

07/08/2026
Penyaluran Dana Desa di Aceh Sudah Capai Rp1,45 Triliun

Penyaluran Dana Desa di Aceh Sudah Capai Rp1,45 Triliun

07/08/2026
Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

07/08/2026
Pelajar Asal Aceh Besar dan Aceh Tamiang Wakili Aceh di Paskibraka Nasional 2026

Pelajar Asal Aceh Besar dan Aceh Tamiang Wakili Aceh di Paskibraka Nasional 2026

07/08/2026
Kapolresta Banda Aceh dan Kasat Narkoba Diperiksa Propam Mabes Polri

Kapolresta Banda Aceh dan Kasat Narkoba Diperiksa Propam Mabes Polri

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

UIN Ar-Raniry Bahas Jejak Peradaban Islam di Pahang dan Hubungannya dengan Aceh

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com