MEULABOH – Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh yang beralamat di Jalan Teungku Dirundeng, Desa Ujong Baroh Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, melakukan kerjasama dengan Bank Sampah Dolah Recycle Aceh Barat dalam program “The Gade Clean and Gold”.
Kerjasama tersebut bertujuan untuk mengubah sampah menjadi Tabungan Emas. Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh membina Bank Sampah Dolah Recycle dan memberikan edukasi tentang pemilahan sampah serta daur ulang.
Disamping itu, masyarakat juga dapat menyetorkan sampah yang telah dipilah ke bank sampah, yang kemudian dikelola dan ditukarkan dengan emas.
Bank Sampah Dolah Recycle berperan dalam mengumpulkan, memilah, dan mengelola sampah yang disetorkan oleh masyarakat.
Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Meulaboh, Desmanita Soraya menuturkan bahwa, sampah yang terkumpul kemudian ditukarkan dengan emas, yaitu dalam bentuk Tabungan Emas.
“Program ini membantu mengurangi jumlah sampah yang di buang ke lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” kata Desmanita, (22/07/2025).
Ia juga menuturkan, dengan program ini masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan menyetorkan sampah mereka, dan juga dapat berinvestasi dalam bentuk emas.
“Secara keseluruhan, kerjasama antara Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh dan Bank Sampah Dolah Recycle Aceh Barat yang di ketuai oleh Abon Deri merupakan inisiatif yang positif dalam upaya menjaga lingkungan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung perekonomian masyarakat
Saat ini,” papar Desmanita.
Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh Bersama FORSEPSI (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia) dan Bank Sampah Dolah Recycle Aceh Barat, juga berkolaborasi dalam Program Organik Edukasi Pengolahan Sampah Dengan Lubang Resapan Biopori .
“Program ini juga bertujuan untuk mengurangi sampah organik, mencegah banjir, dan menyuburkan tanah. Pegadaian Syariah Cabang Meulaboh, melalui bank sampah binaannya aktif dalam kegiatan edukasi dan praktek langsung pembuatan lubang biopori di kantor cabang,” begitu kata beber Desmanita.
Tuturnya Desmanita lagi, Sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang biopori akan terurai menjadi kompos, yang dapat menyuburkan tanah. Tanah di sekitar lubang biopori menjadi lebih lunak dan menyerap air lebih baik, sehingga membantu mencegah banjir. Proses penguraian sampah organik menghasilkan pupuk kompos yang kaya nutrisi, yang menyuburkan tanah di sekitarnya.
“Adapaun tujuan akhirnya program ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah organik dan konservasi air, serta mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA),” pungkas Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Meulaboh, Desmanita Soraya.










