Banda Aceh — Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ari Maulana, memulai kegiatan magang di Balai Arsip Statis dan Tsunami (BAST) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada Senin, 21 Juli 2025. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan penuh dan bertempat di Gedung BAST, Banda Aceh.
Prosesi serah terima mahasiswa magang dilakukan langsung oleh Dosen Supervisor, Arif Ramdan Sulaeman, S.Sos., M.Si, kepada pihak BAST, yang diterima oleh Kepala Subbagian Tata Usaha BAST, Nova Sri Wahyuni, S.Kom, didampingi oleh Ketua Tim Layanan dan Pemanfaatan Arsip, Farhan Muhammad Uzair, B.HSc., dan arsiparis Eka Husnul Hidayati, S.H. selaku pembimbing lapangan.
Dalam keterangannya, Arif Ramdan Sulaeman menyampaikan bahwa program magang ini merupakan salah satu upaya integrasi antara pembelajaran teoritis di kampus dan praktik langsung di dunia kerja.
“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menyerap ilmu, tetapi juga mengaplikasikan kemampuan mereka secara nyata.,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha BAST, Nova Sri Wahyuni, menyambut baik kehadiran mahasiswa magang dari UIN Ar-Raniry.
“Kami terbuka terhadap kolaborasi dengan dunia akademik. Kehadiran mahasiswa seperti Ari diharapkan membawa semangat baru, sekaligus membantu menyebarluaskan pentingnya arsip tsunami kepada publik dengan pendekatan media digital yang lebih komunikatif,” tuturnya.
BAST ANRI merupakan merupakan instansi pemerintah pertama di dunia yang mengelola Arsip Tsunami Samudra Hindia (The Indian Ocean Tsunami Archive), yang telah diakui oleh UNESCO sebagai Memory of the World (MoW). Pengakuan ini diberikan melalui Joint Nomination antara Indonesia dan Sri Lanka, sebagai bentuk nilai pembelajaran bagi masyarakat di seluruh dunia.
Kegiatan magang ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa, sekaligus ruang aktualisasi dalam menyampaikan pesan edukatif dan sejarah berbasis arsip kepada masyarakat.










